Breaking News:

FEATURE

Pemilik Tak Perlu Risau Hilang, Parkir Bertingkat Dengan Tenaga Hidrolik Pertama di Yogyakarta

Warga Kota Yogyakarta dan sekitarnya tak perlu khawatir lagi saat menitipkan kendaraannya di tempat parkir, khususnya ketika berkunjung di RS PKU.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ Miftahul Huda
PARKIR - Pemilik kendaraan menitipkan sepeda motornya untuk diparkir di lantai atas, Kamis (7/10/2021). 

Warga Kota Yogyakarta dan sekitarnya tak perlu khawatir lagi saat menitipkan kendaraannya di tempat parkir, khususnya ketika berkunjung di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Sebab di rumah sakit itu kini menyediakan fasilitas parkir bertingkat dengan teknologi hidrolik.

MESKI model teknologi parkir tersebut telah dikembangkan di negara-negara maju, namun tempat parkir berteknologi hidrolik itu baru pertama kali ada di Kota Yogyakarta. Operator parkir hidrolik bernama Ahmad Khoirul Anam mengatakan, sebetulnya tempat parkir itu mulai dioperasikan sejak Juni 2021.

Hanya saja akhir-akhir ini media sosial ramai membahas terkait keunikan tempat parkir yang berlantai delapan itu. "Sekitar Juni 2021 sudah beroperasi. Memang betul ini pakai tenaga hidrolik. Kayaknya di Jepang sudah pakai ini, dan ini baru pertama di Jogja," katanya, saat dijumpai, Kamis (7/10/2021).

Anam menjelaskan, semua kerangka bangunan parkir itu menggunakan baja sehingga cukup kuat meski ada ratusan kendaraan yang terparkir. Untuk bisa menikmati parkir dengan tenaga hidrolik itu, pemilik kendaraan cukup datang ke pintu masuk.

Pemilik kendaraan hanya cukup menggerakkan tangan di area sensor pada palang pintu masuk parkiran. Dengan model sensor semacam itu, pemilik kendaraan tidak perlu kontak fisik untuk membuka palang pintu parkir.

Setelah tiket keluar dari mesin, nomor kendaraan dan jam kedatangan akan terekam di komputer operator. Kemudian secara otomatis palang pintu masuk akan tebuka, dan selanjutnya pemilik kendaraan dipersilakan membawa sepeda motornya menuju ke area parkir.

Di area parkir lantai satu terdapat penampang dengan lebar kurang lebih 20 meter. Penampang berbahan baja itu digunakan untuk menampung kendaraan yang akan diletakkan ke lantai dua hingga lantai delapan. "Penampang ini maksimal 18 kendaraan,” jelasnya.

Area parkir bertingkat itu dijamin keamanannya oleh operator. Sebab yang boleh masuk ke area parkir dan menata kendaraan hanyalah operator dan petugas di area saja.

Termasuk ketika akan mengambil kendaraan, pengunjung hanya diwajibkan menunggu di lantai satu. "Jadi sangat aman karena selain petugas dilarang masuk. Jadi pemilik tinggal menungu saja di bawah," ungkap Anam.

Penggerak hidrolik di parkir itu masih membutuhkan pasokan listrik. Namun, jangan khawatir sebab menurut Anam telah disiapkan satu unit genset untuk menggerakkan hidrolik meski listrik padam. "Jadi meski listrik padam mesin tetap bisa beroperasi," terang pria berusia 38 tahun ini.

Tarif
Letak parkir bertingkat ini persis berada di depan RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Untuk biaya parkir di tempat itu, dijelaskan Anam, dua jam pertama pemilik kendaraan hanya cukup membayar Rp2.000. Kemudian setiap per satu jam berikutnya akan dikenakan biaya sebesar Rp500.

"Kalau sehari full (24 jam) bayarnya Rp5000," ujarnya.

Rencana awal parkir bertenaga hidrolik tersebut dikhususkan untuk pegawai RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta saja. Namun, seiring berjalannya waktu, parkir itu dapat dinikmati secara umum bagi mereka yang berkunjung ke RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Untuk sementara ini, parkir dengan bantuan tenaga hidrolik itu hanya diperuntukan bagi kendaraan roda dua. (Miftahul Huda)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Sabtu 9 Oktober 2021 halaman 01

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved