Breaking News:

PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Belum Raih Kemenangan, Seto Nurdiyantoro: Ini Tanggung Jawab Saya

Berkat hasil tak maksimal yang diraih di dua pertandingan awal Grup C, PSIM Yogyakarta sementara tercecer di peringkat kelima klasemen dengan 1 poin.

www.ligaindonesiabaru.com
Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro saat mendampingi anak asuhnya di laga kontra HW FC di Stadion Manahan, Solo, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro menegaskan dirinya siap bertanggung jawab menyusul kegagalan klub berjuluk Laskar Mataram meraih kemenangan dari dua laga awal di kompetisi Liga 2 2021/22.

Dipermalukan PSCS Cilacap 1-0 di laga perdana Grup C Liga 2 2021/22, PSIM Yogyakarta harus puas berbagi 1 poin usai bermain imbang 1-1 kontra Hizbul Wathan FC pada laga kedua di Stadion Manahan, Solo, Senin (4/10), meski sempat unggul terlebih dulu serta dominan menguasai jalannya laga.

"Ini menjadi tanggung jawab saya. Sehabis ini, saya harus bicara dengan manajemen. Apa yang akan jadi keputusan nanti, kita lihat. Jadi, ini pure kesalahan saya," ujar Seto Nurdiyantoro, selepas PSIM vs HW FC, Senin (4/10/21).

Adapun pada pertandingan tersebut, Seto Nurdiyantoro menilai anak asuhnya belum mampu tampil lepas.

Di samping itu, pekerjaan rumah lainnya yakni lini depan yang masih tumpul, urung menunjukkan tajinya di depan gawang lawan.

"Di babak pertama ada beberapa peluang yang 99 persen bisa jadi gol, namun itu tidak tercipta. Harapannya pemain bisa melupakan pertandingan hari ini, dan fokus menatap pertandingan berikutnya," kata Seto.

"Di babak kedua mungkin masih ada perasaan seperti itu, harapannya pemain bisa melupakan pertandingan hari ini untuk menatap pertandingan berikutnya," lanjutnya.

"Evaluasi pasti, kita coba kedepannya untuk menumbuhkan naluri-naluri mencetak gol lagi supaya nanti tidak ada lagi peluang yang disia-siakan. Harapannya pemain tetap punya motivasi lebih untuk pertandingan pertandingan berikutnya," tambahnya.

Berkat hasil tak maksimal yang diraih di dua pertandingan awal Grup C, PSIM Yogyakarta sementara tercecer di peringkat kelima klasemen dengan koleksi 1 poin.

Laskar Mataram hanya berada satu strip di atas juru kunci, PSG Pati yang belum meraih poin, menyusul 2 kekalahan di dua laga awal.

Jelas saja perjuangan Laskar Mataram makin berat, sebab di laga berikutnya mereka sudah ditunggu tim favorit juara, Persis Solo, 12 Oktober 2021. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved