Oknum Gelar Hiburan Campursari Saat Hajatan, Satpol-PP Gunungkidul Ambil Tindakan

Warga Gunungkidul tengah diramaikan dengan potongan video sebuah hajatan yang digelar dengan hiburan musik campursari. Informasi yang beredar

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Alexander Ermando
Kantor Satpol-PP Gunungkidul di Wonosari, Selasa (05/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Warga Gunungkidul tengah diramaikan dengan potongan video sebuah hajatan yang digelar dengan hiburan musik campursari.

Informasi yang beredar, penggelar hajatan tersebut adalah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) setempat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol-PP Gunungkidul Taufiq Nur Hidayat membenarkan bahwa hajatan tersebut digelar oleh salah satu anggotanya.

Baca juga: PSS SLEMAN: Perjanjian di Bandung Tak Temui Kejelasan, BCS ke Jakarta Temui Pemegang Saham

"Hajatannya digelar di wilayah Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo," ujar Taufiq ditemui wartawan, Selasa (05/10/2021).

Menurutnya, hajatan sudah digelar sejak Jumat (01/10/2021) lalu. Tim Satpol-PP Gunungkidul sudah mendatangi lokasi dan saat itu hajatan digelar tanpa hiburan.

Namun pada hari Minggu (03/10/2021) terungkap bahwa hajatan tersebut mengundang salah satu penyanyi Campursari bernama Dimas Tedjo. Adapun ia merupakan penyanyi yang cukup dikenal di Gunungkidul.

"Saat itu memang tidak ada laporan dari masyarakat, pegawao Satpol-PP juga sedang libur," ungkap Taufiq.

Kedatangan Dimas Tedjo saat hajatan baru terungkap saat beredar potongan video di masyarakat. Hiburan digelar lengkap dengan peralatan lengkap, dan undangan yang hadir juga tampak tak menggunakan masker.

Menurut Taufiq, apa yang dilakukan sudah melanggar Instruksi Bupati tentang PPKM Level 3. Hajatan memang boleh dilakukan secara terbatas, namun tidak diperkenankan menyertakan hiburan.

"Yang bersangkutan juga sudah dipanggil pimpinan untuk memberikan klarifikasinya," katanya.

Taufiq mengatakan oknum berinisial DS tersebut sudah mengakui kejadian itu. Ia berdalih kedatangan Dimas Tedjo sebagai nazar menghadirkan penyanyi jika ia menggelar hajatan.

Berkaitan dengan tindak lanjut dari DS, ia mengatakan hal itu menjadi wewenang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol-PP Gunungkidul Winaryo. Termasuk apakah ada sanksi secara internal.

Baca juga: Indonesia vs Taiwan Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023: Persiapan Shin Tae-yong untuk Skuat Garuda

"Nanti akan ada kebijakan dari pimpinan," ujar Taufiq.

Pada wartawan, DS juga mengakui kebenaran dari video yang telanjur viral di masyarakat Gunungkidul tersebut. Namun ia mengaku tidak berniat menghadirkan Dimas Tedjo.

Adapun saat itu ia tengah menggelar hajatan untuk anaknya. Sedangkan Dimas Tedjo sendiri diklaimnya hadir sebagai salah satu undangan.

"Ia juga di sana tidak lama, hanya sekitar setengah jam," tutur DS. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved