Breaking News:

Ini Penyebab WhatsApp Eror, Facebook dan Instagram Menurut Pakar Cyber Crime

Layanan pesan instan WhatsApp, dan layanan media sosial Facebook dan Instagram tidak dapat diakses sejak Selasa (5/10) dini hari

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
WhatsApp
WhatsApp 

TRIBUNJOGJA.COM - Layanan pesan instan WhatsApp, dan layanan media sosial Facebook dan Instagram tidak dapat diakses sejak Selasa (5/10) dini hari. Terhitung 4 jam sejak dilaporkan eror di situs DownDetector, ketiga layanan itu masih belum juga pulih.

Dalam pembaruan terbaru, CTO Facebook Mike Schroepfer mengatakan bahwa Facebook mengalami masalah jaringan dan tim mereka tengah bekerja secepat mungkin untuk men-debug dan memulihkan kondisi tersebut.

Namun, tidak ada batas waktu kapan layanan akan kembali online.

Masalah pada ketiga layanan tersebut, terjadi di seluruh dunia.

Permasalahan ini pun langsung menjadi topik pembicaraan di Twitter.

Bahkan muncul tagar #DeleteFacebook yang juga menjadi trending di Twitter.

Penyebab WhatsApp, Facebook dan Instagram Eror

Reporter cyber attack / cyber crime Brian Krebs mengaitkannya dengan masalah DNS utama.

Krebs menjelaskan bahwa catatan DNS yang mengarah ke Facebook dan Instagram menghilang dari route global.

”Pada titik ini, bagaimanapun, tidak jelas bagaimana ini terjadi," katanya.

"Facebook, Instagram dan WhatsApp, mengalami masalah secara global. Kami belum tahu mengapa ini terjadi, tetapi jelas bahwa ada sesuatu di Facebook hingga menyebabkan perusahaan menghapus catatan digital utama yang memberi tahu komputer dan perangkat lain untuk menemukannya.

Dalam istilah yang lebih sederhana, pagi ini Facebook Inc, mengambil peta yang memberi tahu komputer dunia cara menemukan mereka. Akibatnya, ketika seseorang mengetik Facebook.com ke browser web, browser tidak tahu di mana menemukan Facebook.com, dan dengan demikian mengembalikan halaman kesalahan." Tulis Krebs dalam postingan blognya.

Sementara itu New York Times, menulis :

"Beberapa jam setelah insiden itu, pakar keamanan Facebook masih berusaha mengidentifikasi akar masalah, menurut memo internal dan karyawan yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut. Dua anggota tim keamanannya, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara di depan umum, mengatakan tidak mungkin serangan siber terjadi karena satu peretasan tidak mungkin memengaruhi begitu banyak aplikasi sekaligus". (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved