Breaking News:

Kabupaten Bantul

Warga Krapyak Kulon Bantul Pasang Bendera Setengah Tiang Hari Ini

Pemasangan bendera setengah tiang ini tak lepas dari tragedi 30 September 1965 atau yang lebih dikenal sebagai G30S.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Warga RT 6 Krapyak Kulon Bantul Sudiarto saat memasang bendera setengah tiang di depan kediamannya, Kamis (30/9/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemandangan berbeda terlihat di tepian jalanan Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta hingga Kecamatan Sewon Bantul, Kamis (30/9/2021).

Beberapa rumah hingga penjaja makanan di tepi jalan memasang bendera merah putih namun hanya terpasang setengah tiang.

Bendera setengah tiang selama ini digunakan sebagai simbol berkabung.

Pemasangan bendera setengah tiang ini tak lepas dari tragedi 30 September 1965 atau yang lebih dikenal sebagai G30S.

Baca juga: Sri Sultan Hamengku Buwono X: Vaksinasi Covid di Yogyakarta Tuntas Akhir Tahun

Di mana beberapa petinggi militer diculik dan dibunuh di Lubang Buaya yang diduga dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Seorang warga Krapyak Kulon RT 06 Panggungharjo Sewon Bantul, Sudiarto ikut serta memasang bendera setengah tiang di depan rumahnya yang juga digunakan sebagai tempat usaha.

Pria berusia 70 tahun tersebut mengatakan bahwa ada imbauan dari pihak RT agar warganya memasang bendera setengah tiang.

"Saya memasang bendera setengah tiang untuk menghormati pahlawan. Tahun lalu juga masang. Tiap tanggal 30 September masang," bebernya.

Baca juga: Nasib Ratusan Peti Mati Kasus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta

Ia pun membagikan kenangan saat 30 September 1965, dirinya masih duduk di bangku kelas 1 SMP dan usianya baru sekitar 14 tahun.

"Saat itu mencekam. Sepi sekali. Saya masih tinggal di Kulon Progo. Harapannya sekarang aman selalu, nggak ada lagi kejadian seperti saat itu," ucapnya kepada Tribunjogja.com.

Ia menambahkan, bendera setengah tiang hari ini hanya berlangsung seharian dan keesokan harinya bendera akan dinaikkan penuh seperti biasa sebagai penanda Kesaktian Pancasila yang diperingati 1 Oktober 2021. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved