Breaking News:

Resah Banyak Pengangguran, Putuskan Berhenti Jadi Karyawan

Saya mendapat banyak kesempatan keliling Indonesia. Mendatangi berbagai tempat untuk kegiatan perusahaan.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Pakar Komunikasi, Dr Aqua Dwipayana 

Oleh Dr Aqua Dwipayana

TRIBUNJOGJA.COM - Selama sekitar 10 tahun (1995-2005) bekerja sebagai Humas di Semen Cibinong, saya mendapat banyak kesempatan keliling Indonesia. Mendatangi berbagai tempat untuk kegiatan perusahaan.

Saat itu saya melihat banyak orang yang menganggur. Padahal potensi Indonesia luar biasa. Negara kita ini kaya raya dengan berbagai hasil alam.

Melihat kondisi itu, saya bertekad untuk berhenti jadi pegawai. Fokus membantu banyak orang termasuk yang menganggur agar mereka tetap semangat menjalani hidup ini.

Ketika saya memutuskan berhenti jadi pegawai, banyak orang yang menyampaikan keheranannya. Apalagi waktu itu pekerjaan saya sudah mapan dengan gaji setiap bulan mencapai belasan juta rupiah. Selain itu mendapatkan bonus beberapa bulan gaji setiap tahunnya.

Waktu itu banyak orang yang ingin bekerja di Semen Cibinong. Apalagi melihat kesejahteraannya yang lumayan plus berbagai fasilitas lainnya. Namun tidak banyak orang yang seberuntung saya.

Teman-teman heran, kenapa semua kemapanan itu saya tinggalkan. Apa sebenarnya yang mau saya cari? Juga apa rencana saya selanjutnya.

Waktu itu masalah utamanya ada pada diri saya. Hati dan perasaan saya selalu resah, ketika dari waktu ke waktu, terutama setiap tugas ke berbagai daerah, melihat banyak orang yang menganggur. Padahal potensi Indonesia besar sekali.

Saya ingin banyak punya waktu untuk menggerakkan mereka. Dengan memberikan motivasi. Menunjukkan potensi mereka untuk menggarap peluang yang ada sehingga bisa memberikan penghasilan yang layak buat mereka bersama keluarganya.

Saya sangat yakin bahkan yakin sekali, ketika saya berpikir untuk banyak orang dan membantu mereka secara optimal dengan ikhlas, tanpa saya minta, secara otomatis Tuhan akan memikirkan dan memberikan yang terbaik kepada saya sekeluarga. Itu sesuai janji Tuhan kepada umatnya yang ditulis dalam semua kitab suci.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved