Breaking News:

Jawa

Pemkab Magelang Raih Penghargaan APE Kategori Utama

Penghargaan ini diberikan karena dinilai telah berkomitmen dalam perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

Dokumentasi Pemkab Magelang
Bupati Magelang Zaenal Arifin saat menerima penghargaan APE Kategori Utama dari Rumah Dinas Bupati Magelang, Kamis (30/09/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang kembali meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Penghargaan ini diberikan karena dinilai telah berkomitmen dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak serta pemenuhan kebutuhan anak.

Bupati Magelang Zaenal Arifin sangat mengapresiasi atas penghargaan APE tahun 2020 dengan kategori Utama, yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Magelang.

Baca juga: Terapkan Sistem Merit, Pemkab Magelang Raih Penghargaan Dari KASN

Ia menjelaskan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran pemerintah daerah, lembaga/organisasi masyarakat/keagamaan/dunia usaha dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

Untuk diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Magelang telah mendapatkan penghargaan APE kategori Pratama pada tahun 2012 dan 2016, kemudian kategori Madya pada tahun 2018, pada tahun 2020 ini meningkat dan mendapatkan kategori Utama.

"Artinya terus ada peningkatan dari penghargaan APE ini. Ini menunjukkan ada keseriusan dari kita (Pemerintah Daerah) untuk melaksanakan dan menjunjung kesetaraan dan keadilan gender," kata, Zaenal Arifin, Kamis (30/9/2021).

Lebih spesifik, ia menjelaskan bahwa kesetaraan gender ini salah satu contohnya adalah memberikan hak kepada siapapun secara profesional. 

Baca juga: Pemkab Magelang Apresiasi Vaksinasi Massal Lintas Agama Di UNIMMA

"Contohnya setingkat Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, ada yang diisi oleh kaum perempuan. Artinya kita tidak melihat pada sisi genderitas itu tetapi lebih pada sisi kemampuan. Ya kemampuan managerial, kemampuan secara personalitinya juga," jelasnya.

Sementara, Kasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Yurini Wiarsi menerangkan, ada tujuh komponen kunci dalam penilaian Anugerah Parahita Ekapraya antara lain, komitmen, kebijakan, kelembagaan, SDM dan anggaran, alat analisis gender, data gender, serta partisipasi masyarakat.

"Dan Kabupaten Magelang ini telah berkomitmen melaksanakan percepatan Pengarus Utamaan Gender (PUG). Semoga upaya untuk menciptakan keadilan bagi SDM perempuan yang memiliki potensi di berbagai bidang pembangunan dapat terwujud, dan penghargaan ini harus dipertahankan dan kedepan harus menjadi lebih baik," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved