Breaking News:

Liga Champions

Apa Kata Ronald Koeman Seusai Barca Dicukur Benfica, Tiga Gol Tanpa Balas

Sepasang kekalahan yang menyedihkan berarti bahwa pemenang lima kali Barcelona kini telah membuat awal terburuk mereka untuk kompetisi Liga Champions.

PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP
Pelatih Barcelona Ronald Koeman (kanan) menyaksikan pertandingan sepak bola grup E putaran pertama Liga Champions UEFA antara Benfica dan Barcelona di stadion Luz di Lisbon pada 30 September 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM- Pelatih kepala Barcelona, Ronald Koeman menegaskan bahwa keputusan mengenai masa depannya berada di luar kendalinya.

Setelah dikalahkan 3-0 oleh Bayern Munich dalam pertandingan pembuka Grup E mereka awal bulan ini, raksasa La Liga yang dilanda krisis itu kalah dengan skor yang sama melawan Benfica di Portugal pada matchday kedua Grup E Liga Champions 2021/22 di Estádio da Luz, Portugal, Kamis (30/9/2021) dini hari tadi.

Menjadi tim yang diunggulkan, Barcelona justru kalah telak dari tuan rumah lewat gol yang dicetak Darwin Nunez (3', 79' pen) dan Rafa Silva (69').

Sepasang kekalahan yang menyedihkan berarti bahwa pemenang lima kali Barcelona kini telah membuat awal terburuk mereka untuk kompetisi Liga Champions.

Tak hanya itu, Blaugrana sudah terpaut lima poin dari pemimpin klasemen Real Madrid di La Liga setelah hanya enam pertandingan selama waktu yang penuh gejolak bagi klub secara finansial, dengan spekulasi besar memuncak tentang masa depan Koeman.

"Saya tidak akan berdebat tentang level tim saya. Tidak ada gunanya membandingkan ini dengan tim-tim Barcelona tahun-tahun sebelumnya. Itu sejelas air," kata Ronald Koeman dilansir Tribun Jogja dari laman Standard.

"Saya hanya bisa memberikan pendapat saya tentang pekerjaan saya di klub - saya merasa didukung oleh para pemain saya dan sikap mereka. Selebihnya, klub, saya tidak yakin... Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena saya tidak 'tidak tahu apa yang klub pikirkan dalam hal itu. Itu bukan di tangan saya," lanjutnya.

Mengenai penampilan Barcelona di Estadio da Luz, dia menambahkan: "Ini adalah hasil yang sulit untuk diterima, dan bukan itu yang kami lihat di lapangan.

"Meskipun kami kebobolan lebih awal, kami bagus sampai skor menjadi 2-0. Kami memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol dan tidak memanfaatkannya. Begitulah cara Anda mengubah permainan,"

"Jika mereka mencetak tiga peluang yang mereka ciptakan dan kami tidak, maka itulah perbedaan besar antara kedua tim."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved