Breaking News:

Berita Kesehatan

Hati-hati Jangan Terlalu Sering Minum Obat Pereda Sakit Saat Anda Sakit Kepala

Obat sakit kepala yang umum adalah jenis obat analgesik yang merupakan obat pereda nyeri yang sering dikonsumsi untuk mengurangi sakit kepala.

Editor: Mona Kriesdinar
ajp.com.au
ilustrasi 

Kombinasi dengan triptan, sumatriptan, dan opioid juga digunakan.

Bagaimana Mengakhiri Sakit Kepala yang Dipicu Analgesik

Perlahan-lahan hentikan minum obat, meskipun mungkin sulit pada awalnya karena bisa memperburuk sakit kepala.

Namun, seiring waktu, sakit kepala mereda dengan penurunan obat secara bertahap.

Menyimpan buku harian dan mendokumentasikan gejala-gejala yang berhubungan dengan sakit kepala, dan membagikannya dengan dokter dapat membantu mengatasi masalah kesehatanmu.

Juga, menghindari pemicu seperti kafein, dehidrasi, rasa lapar, kurang tidur, dan paparan teknologi yang dapat memicu munculnya gejala.

Obat-obatan tertentu dapat dihentikan sekaligus, sementara ada obat lain yang lebih baik jika dikurangi secara bertahap.

Untuk beberapa orang yang menggunakan obat yang dikombinasikan dengan butalbital di dalamnya, obat ini dapat menyebabkan kejang, dan oleh karena itu mereka mungkin memerlukan bantuan seorang praktisi kesehatan dalam pengaturan klinis.

Gejala yang terjadi setelah minum obat dengan butalbital biasanya adalah lekas marah, diare, mual dan kecemasan, terutama ketika butalbital dicampur dengan opioid.

Oleh karena itu, yang terbaik adalah menghindari pengobatan dan belajar untuk mengatasi sakit kepala dengan cara yang lebih natural.

Penting juga untuk memberi tahu dokter jika obat sakit kepala perlu diminum lebih dari dua hari dalam seminggu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved