Breaking News:

Lampu PJU di Kawasan Malioboro Dinyalakan Lagi, IDI Peringatkan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 

Meski kasus Covid-19 sudah melandai akhir-akhir ini, semua pihak harus menahan diri dan tidak gegabah melakukan pelonggaran

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ Azka Ramadhan
Suasana kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, yang mulai ramai dikunjungi wisatawan, Minggu (26/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengingatkan Pemkot Yogyakarta agar berhati-hati terkait kebijakan penghidupan kembali penenrangan jalan umum (PJU) di sepanjang kawasan Malioboro. 

Ketua IDI DIY, Joko Murdiyanto, menandaskan meski kasus Covid-19 sudah melandai akhir-akhir ini, semua pihak harus menahan diri dan tidak gegabah melakukan pelonggaran.

Sebab, potensi dan ancaman lonjakan kasus baru Covid-19 pun masih tetap ada. 

"Tetap waspada, jangan sampai lengah sedikit pun. Upaya penanganan telah optimal dilakukan oleh banyak pihak dan harus dijaga," katanya, Selasa (28/9/2021). 

Ia berharap, pemerintah daerah bisa mengambil contoh dari negara lain, yang kini berjibaku menghadapi lonjakan kasus.

Karena itu, pihaknya meyakini, protokol kesehatan saat ini masih jadi kunci untuk mengantisipasi. 

"Ya, belajar dari negara lain. USA, Singapura, Malaysia yang sekarang menanjak naik lagi kasusnya. Makanya, disiplin prokes wajib ditingkatkan," tandas Joko. 

Karenanya, IDI DIY pun meminta Pemkot Yogyakarta agar berkoordinasi dengan semua pihak, mengenai penanganan Covid-19.

Dengan harapan, situasi yang telah membaik bisa dipertahankan, demi kondusivitas DIY. 

"Terus tingkatkan kordinasi, kolaborasi dan kerjasama dari berbagai elemen masyarakat, sehingga terwujud kesadaran bersama di antara kita," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved