Breaking News:

Liga 2

PSIM Yogyakarta 0-1 PSCS Cilacap: Seto Minta Maaf kepada Brajamusti dan The Maident

Diakui Seto, di pertandingan ini timnya tidak bisa mengembangkan permainan terutama di babak pertama. Namun di babak kedua, timnya mulai tampil lepas.

Dok PSIM Yogyakarta
Pemain PSIM Yogyakarta berusaha melewati hadangan pemain PSCS Cilacap dalam laga penyisihan grup Liga 2 2021 di Stadion Manahan Solo, Minggu (26/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah kekalahan PSIM Yogyakarta 0-1 dari PSCS Cilacap, Seto Nurdiyantoro langsung meminta maaf kepada dua kelompok suporter Laskar Mataram.

Pasukan Seto Nurdiyantoro harus mengakui kekalahan atas klub dari Laskar Nusakambangan di Stadion Manahan, Solo, Minggu (26/9/2021) malam WIB.

Pelatih PSIM Yogyakarta pun mengakui belum mampu memberikan kemenangan untuk pendukung fanatik di laga perdana Liga 2 2021/2022.

Gol PSCS di laga itu dicetak Gideon Marshell Huwae melalui sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-41, memanfaatkan kesalahan antisipasi tendangan sudut yang dilakukan bek Taufik Hidayat.

"Untuk Brajamusti dan Maident, saya mohon maaf belum bisa menyuguhkan kemenangan di pertandingan ini. Tapi apapun itu, perjuangan kami belum selesai," kata Seto Nurdiyantoro seusai pertandingan.

Pelatih PSIM Yogyakarta Seto Nurdiyantoro pada jumpa pers PSIM vs PSCS
Pelatih PSIM Yogyakarta Seto Nurdiyantoro pada jumpa pers PSIM vs PSCS (Twitter @PSIM Jogja)

Namun coach Seto tetap meminta para suporter tetap memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya untuk menjalani kompetisi dengan lebih baik. 

"Kami mohon doa restu dan dukungannya. Apapun yang terjadi, ini tanggung jawab saya," tambahnya.

"Proses kompetisi masih panjang, segala situasi masih bisa berubah dan terjadi, memang situasi kompetisi di pandemi ini sangat berbeda, itu yang mempersulit kami untuk menyiapkan tim di pertandingan hari ini," tuturnya.

Seto mengakui, timnya tidak bisa mengembangkan permainan terutama di babak pertama. Namun di babak kedua, timnya mulai tampil lepas dan menciptakan beberapa peluang, meski gagal berbuah gol penyama kedudukan.

"Saya pikir pertandingan perdana pasti menjadi pertandingan yang sulit. Di babak pertama (permainan) kami tidak bisa berkembang, karena mungkin salah satunya karena nervous, bagi saya itu tidak masalah," kata Seto.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved