Breaking News:

Jawa

Pemkot Magelang Permudah Pelayanan Kependudukan bagi Anak yang Lahir di Luar Fakses Daerah

Aksi Ibu Pulang Bawa Akta Kelahiran (Si Bulan) akan terus dikembangkan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan (Fakes) di luar daerah.

www.babycenter.com
Ilustrasi bayi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang terus berinovasi dalam memaksimalkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. 

Satu di antaranya, program Aksi Ibu Pulang Bawa Akta Kelahiran (Si Bulan).

Program tersebut akan terus dikembangkan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan (Fakes) di luar daerah.

Kepala Disdukcapil Kota Magelang, Larsita mengatakan, selama ini Si Bulan hanya menjangkau anak yang lahir di Fakses Kota Magelang saja.

Baca juga: Pemkot Magelang Minta Jajarannya Tingkatkan Kinerja, Jangan Hanya Banyak Bicara Tanpa Aksi

Sementara, penduduk yang melahirkan di Faskes luar daerah, namun tercatat sebagai penduduk Kota Magelang, belum terakomodasi.

"Segera kami wujudkan program pengembangan Si Bulan ini dengan menjangkau sebagian Faskes di luar Kota Magelang. Ini juga dalam rangka mengoptimalkan layanan kependudukan bagi masyarakat Kota Magelang," katanya, Senin (27/09/2021).

Ia menjelaskan, sebagai instansi yang mengedepankan layanan masyarakat, Disdukcapil ingin bersikap aktif melalui strategi penjemputan bola. 

Selain dapat membantu masyarakat, proaktifnya Disdukcapil juga sebagai pemberian layanan hak-hak sipil masyarakat.

"Harapan kami masyarakat Kota Magelang yang melahirkan di manapun bisa mendapatkan KIA (Kartu Identitas Anak), akta kelahiran, KK (Kartu Keluarga), dan ucapan dari Wali Kota Magelang, sehingga hak-hak sipil bisa langsung diterima," tuturnya.

Baca juga: Pemkot Magelang Luncurkan Aplikasi Si Bulan untuk Mudahkan Urus Dokumen Kependudukan

Ia menambahkan, Si Bulan baru saja mendapatkan predikat terbaik dari pemerintah pusat.

Bahkan, program Si Bulan diakui sebagai inovasi terbaik 15 besar di tingkat nasional.

"Tentunya ini bukan karena kami saja, lebih dari itu masyarakat dan komponen lain yang bekerja bersama-sama mendukung program ini sehingga kita mendapatkan pengakuan dan reward dari pemerintah pusat," terangnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Magelang Niken Ichtiaty mengajak masyarakat Kota Magelang untuk sadar terhadap pentingnya memenuhi hak-hak anak, salah satunya hak mendapatkan dokumen kependudukan.

"Di Disdukcapil ini awal hak anak diberikan, jadi memang harus disosialisasikan. Di dinas ini semua yang dibutuhkan sudah disiapkan dan gratis. Monggo masyarakat penuhi hak anak, untuk membuak akta kelahiran dan sebagainya," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved