Breaking News:

Nekat Jadi Pengedar Narkotika, Seorang Ibu Rumah Tangga di Klaten Ditangkap Polisi

Seorang ibu rumah tangga diringkus polisi karena nekat melakoni profesi sebagai pengedar diduga narkotika jenis sabu-sabu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Pelaku penyalahgunaan narkotika saat dihadirkan pada press conference di Mapolres Klaten, Senin (27/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Seorang ibu rumah tangga diringkus polisi karena nekat melakoni profesi sebagai pengedar diduga narkotika jenis sabu-sabu.

Perempuan berinisial IF (41) tersebut diringkus Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Klaten di jalan persawahan Pakis-Wonosari Desa Wadunggetas, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada awal Agustus 2021.

Kepala Sat Res Narkoba Polres Klaten, AKP Mulyanto mengatakan jika penangkapan IF berawal dari laporan masyarakat karena diduga sering terjadi transaksi narkoba di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin Tanggapi Kabar Munculnya Klaster Covid-19 di Ribuan Sekolah

"Kita dapat laporan jika diduga sering terjadi transaksi narkotika di daerah sana, selanjutnya petugas melaksanakan penyelidikan dan benar diamankan seorang perempuan," ujarnya saat press conference di Mapolres Klaten, Senin (27/9/2021).

Ia mengatakan, saat dilakukan penggeledahan pada IF ditemukan satu paket kecil diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,57 gram.

Selain itu, satu unit sepeda motor jenis matik juga ikut diamankan oleh pihaknya sebagai barang bukti.

"Setelah dilakukan pemeriksaan di temukan tas jeans warna pink biru setelah dibuka kembali berisi plastik klip kecil berisi serbuk kristal warna putih diduga sabu-sabu," katanya.

Menurut Kasat, IF saat dimintai keterangan oleh jajaran Sat Res Narkoba mengaku telah berkecimpung dengan barang haram tersebut sejak 2016 silam.

Adapun, motif dari IF untuk nekat menjual narkotika itu karena terdesak kebutuhan ekonomi untuk memghidupi tiga anaknya.

Apalagi, IF saat ini berstatus janda setelah berpisah dengan suaminya.

Kemudian, pada press conference tersebut, Kasat Narkoba menjelaskan jika pihaknya juga menangkap dua orang lainnya terkait penyalahgunaan narkotika.

Baca juga: Dunia Kesenian Yogyakarta Berduka, Dalang Kondang Ki Bayu Sugati Meninggal di RSUP Dr Sardjito

Kedua pelaku diketahui berinisial AFY (23) seorang perempuan dan TS (37) seorang laki-laki.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan 4 plastik klip kecil yang didalamnya berisi serbuk kristal warna putih yang diduga narkotikajenis sabu-sabu sberat 0,38 gram, 0,15 gram, 0,15 gram, dan 0,15 gram.

Ketiga pelaku penyalahgunaan narkotika tersebut, kata Kasat Narkoba dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved