Breaking News:

Bakal Disambangi Presiden Jokowi, Pemadaman Lampu Malioboro Selepas 20.00 Tidak Diberlakukan Lagi

Kebijakan pemadaman lampu di kawasan Malioboro selepas pukul 20.00 WIB akhirnya dihentikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Hal tersebut

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Bakal Disambangi RI 1, Pemadaman Lampu Malioboro Selepas 20.00 Tidak Diberlakukan Lagi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kebijakan pemadaman lampu di kawasan Malioboro selepas pukul 20.00 WIB akhirnya dihentikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta.

Hal tersebut, untuk menyambut kedatangan Presiden RI, Joko Widodo. 

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya, Ekwanto berujar, pihaknya mendapat instruksi agar penerangan jalan umum (PJU) dinyalakan lagi pada malam hari.

Baca juga: Besok Uji Coba Pembukaan Kawasan Alwa Kulon Progo, Akan Diberlakukan Sistem Ganjil Genap

Menurutnya, arahan itu mulai dilaksanakan per Minggu (26/9/2021). 

"Jadi, tidak ada pemadaman lampu lagi mulai tadi malam, karena informasinya RI 1 akan ke Yogyakarta, kemungkinan Selasa (27/9/2021) besok," cetusnya, Senin (27/9/2021). 

Namun, Ekwanto belum mengetahui secara pasti, apa saja agenda presiden selama kunjungan ke Yogyakarta.

Hanya saja, lokasi Gedung Negara yang jadi tempat singgah RI 1 berada di kawasan Malioboro

Selain itu, dirinya juga belum dapat memastikan, apakah kebijakan itu bersifat permanen, atau hanya sementara.

Ia mengungkapkan, keputusan tersebut mutlak berada di tangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogyakarta. 

Baca juga: Pelaku Pengganjal Mesin ATM di Ngawen Klaten Diringkus Polisi

"Artinya, pemadaman dihentikan. Tapi, kami belum tahu, pemadamannya sementara, atau seterusnya. Jadi, setelah (rencana kunjungan presiden) itu, kami belum tahu juga, nderek dawuh pimpinan saja," ungkap Ekwanto. 

Sebagai informasi, pemadaman lampu Malioboro selepas pukul 20.00 WIB telah diterapkan sejak Juli lalu, bersamaan dengan sejumlah jalan protokol.

Kebijakan itu diambil, guna membatasi mobilitas selama masa PPKM. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved