Kasus Melandai, RSUD Wates Rencanakan Pengurangan 20 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Sebanyak 20 tempat tidur (TT) bagi pasien yang terpapar Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, Kabupaten Kulon Progo akan dikurangi

Tribun Jogja/ Irvan Riyadi
RSUD Wates Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sebanyak 20 tempat tidur (TT) bagi pasien yang terpapar Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, Kabupaten Kulon Progo akan dikurangi.

Pengurangan tingkat hunian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) itu seiring perkembangan kasus di Kulon Progo yang kian menurun. 

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Wates, Ananta Kogam Dwi Korawan mengatakan ketika kasus Covid-19 melonjak, pihak rumah sakit secara total menyediakan 72 TT.

Baca juga: Pemkab Magelang Dorong Peningkatan Cakupan Vaksinasi untuk Masyarakat

Namun bila nantinya akan dikurangi 20 TT maka ada 52 TT yang masih difungsikan bagi pasien Covid-19

"Karena prediksi dari epidemiologi akan ada gelombang ketiga penyebaran Covid-19 maka 52 TT masih difungsikan. Oleh karena itu, pengurangan TT ini juga sembari proses evaluasi perkembangan kasus ke depannya," kata Ananta, Minggu (26/9/2021). 

Sementara itu, Direktur RSUD Nyi Ageng Serang, Hunik Rimawati mengatakan di RSUD NAS tidak ada pengurangan tempat tidur bagi pasien Covid-19

Artinya, pihaknya masih tetap menyediakan ruang isolasi sebanyak 39 tempat tidur yang ada sebelumnya. 

"Kita mengikuti regulasi tetap menyediakan tempat isolasi. Namun kita siapkan bangsal yang fleksibel juga. Kalau pasien non Covid-19 semakin banyak atau sebaliknya bisa dipakai. Disesuaikan dengan kebutuhan dan syarat-syaratnya," ucapnya. 

Baca juga: GKR Indonesia Gandeng Koinku, Gelar Vaksinasi Massal untuk 1.000 Warga DI Yogyakarta 

Ia menyebut rata-rata BOR di RSUD NAS dari Januari hingga Agustus 2021 sekitar 35,06 persen. Adapun prosentase bulanannya pada Januari sebesar 34,28 persen, Februari 29,41 persen, Maret 31,49 persen, April 31,96 persen, Mei 34,56 persen, Juni 34,08 persen, Juli 44,68 persen dan Agustus 39,34 persen. 

Berdasarkan laporan harian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo per Minggu (26/9/2021), prosentase keterisian bangsal isolasi di rumah sakit dan antrean instalasi gawat darurat (IGD) di rs rujukan Covid-19 baik milik pemerintah dan swasta hanya 11,10 persen. (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved