Breaking News:

DPW LDII DIY Gelar Muswil, Mewujudkan Generasi Emas Profesional Religius dan Berbudaya

Masa bakti kepengurusan DPW LDII DIY periode 2016-2021 segera berakhir, sehingga sesuai dengan AD/ART harus dilakukan pemilihan pengurus baru.

Editor: ribut raharjo
TRIBUNJOGJA.COM/ Ardhike Indah
Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santosa 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPW LDII DIY), Minggu (26/9/2021) ini bakal melangsungkan Muswil (Musyawarah Wilayah) VII di Prime Plaza Hotel Jogjakarta secara luring dan daring.

Ketua DPW LDII DIY, Dr H Wahyudi MS menjelaskan, dasar penyelenggaraan Muswil adalah pertama, masa bakti kepengurusan DPW LDII DIY periode 2016-2021 segera berakhir, sehingga sesuai dengan AD/ART harus dilakukan pemilihan pengurus baru periode 2021-2026.

Kemudian perlu segera dilakukan penyusunan program kerja DPW LDII DIY untuk 5 tahun mendatang, sebagai menindaklanjuti Munas IX LDII pada 7-8 April 2021 yang telah dibuka oleh Presiden Joko Widodo, dan terpilih sebagai Ketua Umum DPP LDII adalah Ir H Chriswanto Santosa MSc.

Terdapat beberapa kegiatan menjelang Muswil yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discusion (FGD) untuk memperkaya materi Muswil.

FGD yang pertama dilaksanakan secara luring dan daring pada tanggal 26 Juni 2021 di Aula Kanwil Kemenag DIY bertemakan: “Peran Ormas Keagamaan dalam Menjaga Keharmonisan di tengah-tengah Keberagaman Agama dan Budaya di DIY”.

Sedangkan FGD yang kedua, bertajuk: “Penguatan Pendidikan Karakter untuk Menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045” yang dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2021 secara daring.

“Sebagai sebuah lembaga dakwah, tentu yang menjadi tugas utamanya adalah melaksanakan dakwah. Selain dakwah bil-lisan, LDII DIY juga melaksanakan dakwah bil-hal (dakwah dengan perbuatan),” ungkapnya.

Program Umum DPP LDII, yang meliputi 8 bidang prioritas. Tentu saja karena keterbatasan kemampuan, belum semua bidang dapat diimplementasikan di daerah.

“Kegiatan-kegiatan yang kami laksanakan disesuaikan dengan potensi dan prioritas program yang ada di wilayah DIY, “ tambahnya.

Untuk itu LDII DIY telah bersinergi dengan berbagai mitra (stake holders), antara lain Kanwil Kemenag DIY, MUI DIY, FKUB DIY, Pemda DIY (Kesbangpol dan Dinas Dikpora), Polda DIY, BNNP DIY, Korem 072 Pamungkas, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kwarda Gerakan Pramuka DIY, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (Pusat dan Daerah), media massa, dll.

Adapun tema Muswil VII LDII DIY adalah: “Mewujudkan Generasi Emas Profesional Religius dan Berbudaya untuk Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang Maju dan Sejahtera”.

Pemilihan tema ini mengingat LDII DIY sedang mempersiapkan dan menyongsong hadirnya generasi emas Indonesia 2045, yaitu dengan adanya bonus demografi dimana diperkirakan 70% penduduk Indonesia berasal dari usia produktif.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka pendidikan karakter telah dan akan menjadi prioritas program kerja LDII DIY.

Hal ini juga sejalan dengan predikat DIY sebagai Kota Pendidikan dan Kota Budaya. Terlebih lagi, potensi terbesar yang dimiliki DIY adalah SDM yang berasal dari kaum muda, sehingga generasi muda atau generasi penerus menjadi target utama bagi LDII DIY dalam melaksanakan karya dakwahnya. (rls)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved