Breaking News:

PON Papua 2021

Menpora Jamin Opening PON Papua Tak Bakal Glamor

Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan berlangsung pada 2 Oktober 2021 mendatang di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua.

Editor: Agus Wahyu

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan berlangsung pada 2 Oktober 2021 mendatang di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua. Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menjelaskan, pembukaan PON XX Papua bakal tetap berlangsung meriah, tetapi disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Memang, awalnya, pembukaan PON XX Papua akan seperti Asian Games. Namun, melihat kondisi sampai sekarang, pembukaan akan disesuaikan tanpa mengurangi kekhidmatan. Intinya tetap meraih, tapi tidak glamour karena situasi pandemi,” katanya, Jumat (24/9/2021).

Mereka yang akan menyaksikan secara langsung pembukaan PON XX Papua bakal dilakukan skrining ketat. Amali tak ingin acara pembukaan malah jadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Penyesuaian acara pembukaan akan terlihat dari defile kontingen. Di PON sebelumnya, seluruh atlet bisa hadir untuk defile bersama, tapi kali ini tidak,” tambahnya.

Atlet yang mengikuti defile dibatasi, merujuk kepada Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang. Ia sangat berharap PON XX Papua berjalan sukses. Ia bakal memantau langsung gelaran dengan berkantor di Papua.

PON XX Papua, yang diadakan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke, akan berlangsung 2-15 Oktober 2021. “Teman-teman yang ada di klaster akan bergantian,” ucapnya.
Sebelum berkantor di Papua, Amali meminta izin kepada Presiden Joko Widodo. Apabila ada rapat terbatas, ia tetap bisa menghadiri secara virtual. “Saya di Papua sampai PON selesai,” katanya.

Amali dipastikan hadir pada acara pembukaan PON XX Papua. Bahkan, Jokowi pun hadir dan membuka secara langsung. Gubernur Papua, Lukas Enembe, sudah menggelar rapat.

"Kedatangan Presiden ke Papua hanya untuk satu agenda, yaitu membuka PON XX Papua. Tidak ada agenda lain," kata Enembe.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua bersama seluruh Forkompimda menyatakan bahwa pelaksanaan PON XX Papua akan aman dan terselenggara secara baik. Sekretaris Menpora, Gatot S Dewa Broto, atlet yang berlaga di PON XX Papua diperkenankan pulang paling lama tiga hari seusai bertanding. "Tujuannya untuk menghindari penyebaran Covid-19," katanya.

Gatot mengingatkan, aturan lain yang sudah pula menjadi kesepakatan adalah kontingen wajib tiba tiga hari sebelum bertanding. "Jadi, tidak ada cerita seperti sebelumnya,” pungkasnya. (Tribun Network/jid/nov/cal/wly)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved