Breaking News:

Peringati World Cleanup Day, Masyarakat Windusari Magelang Gelar Kegiatan Peduli Lingkungan

Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) tahun 2021 yang jatuh pada 21 September 2021 lalu, aksi bersih-bersih digelar oleh masyarakat

TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting
Kegiatan bersih-bersih dalam rangka memperingati hari World Cleanup Day, di sekitar Pasar Windusari, Kabupaten Magelang, Kamis (23/09/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) tahun 2021 yang jatuh pada 21 September 2021 lalu, aksi bersih-bersih digelar oleh masyarakat Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 

Kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Bunga yang berdekatan dengan pasar tradisional Windusari pada Kamis (23/09/2021).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB di Windusari tersebut menyasar lokasi pungut sampah yaitu sekitar Taman Bunga yakni di jalan Lettu Subandi, jalan Kyai Arof, dan area pasar tradisional Windusari. 

Baca juga: INFO BMKG : Potensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Angin di Sejumlah Wilayah, Jumat 24 September 2021

Kegiatan pungut sampah tersebut dipimpin oleh tiga pilar Kecamatan Windusari dan diikuti oleh seluruh instansi pemerintah.

Juga ikut terlibat beberapa ormas seperti Lindu Aji, OPRB, Bagana, dan anggota Pramuka serta pengelola Bank Sampah.

Camat Windusari Subiyanto mengatakan, World Cleanup Day (WCD) adalah sebuah gerakan sosial yang bertujuan mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk memiliki kesadaran membersihkan, menjaga dan memelihara lingkungan mulai dari diri sendiri, rumah dan masyarakat.

“Tema dari WCD tahun ini adalah 'Pilah Sampah dari Rumah'  yang berarti memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat bahwa menanggulangi masalah sampah dapat dilakukan dengan cara memilah sampah dari rumah,”terangnya.

Baca juga: Obat Rindu, Drama Korea (Drakor) Hospital Playlist 2 Tayangkan Episode Spesial Malam Ini di tvN

Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah menjadi tema WCD tahun ini mengingat situasi dan kondisi masih dalam pandemi Covid-19. 

Sehingga kegiatan aksi bersih bersih ini dilakukan dari rumah masing-masing yaitu masyarakat melakukan pemilahan sampah di rumah kemudian dikumpulkan dan dibawa ke Bank Sampah untuk ditimbang dan diolah lebih lanjut.

“Gerakan ini menjadi contoh bagi masyarakat,  bahwa menjaga budaya menjaga kebersihan merupakan bagian keunggulan manusia yang berdampak pada lingkungan. Karena dengan lingkungan tidak imbang akan berakibat buruk kepada kehidupan manusia itu sendiri. Sehingga perlu kita bangun kesadaran masyarakat ke arah menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved