Breaking News:

Jawa

Kampung Tangguh Narkoba di Klaten Kembali Bertambah, Kali ini Desa Plawikan Dikukuhkan

Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten dikukuhkan sebagai kampung tangguh narkoba, Kamis (23/9/2021).

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Humas Setda Klaten
Sejumlah pemuda dan pemudi Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan mengikuti pengukuhan kampung tangguh narkoba, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM KLATEN - Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten dikukuhkan sebagai kampung tangguh narkoba, Kamis (23/9/2021).

Pengukuhan tersebut sebagai bentuk upaya dalam memerangi peredaran narkoba di desa-desa yang ada di Kabupaten Bersinar.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba), AKP Mulyanto mengatakan, narkoba bisa merusak kesehatan, serta mengakibatkan efek kecanduan bagi penggunanya.

Apalagi, saat ini narkoba terus berkembang sehingga muncul berbagai jenis narkoba baru dan beredar hingga ke pelosok desa.

Baca juga: Rutan Kelas II A Yogyakarta Mendapat Gelar Baru Setelah 18 Tahanan Negatif Narkoba

"Denga adanya kampung tangguh narkoba ini, akan terbentuk pola pikir untuk menjauhi penggunaan narkoba, mempunyai kekuatan imunitas diri dalam melawan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba," ucapnya.

Ia pun mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut andil dalam memerangi narkoba karena dapat merusak masa depan.

Semenatar itu, Kepala Kantor Kesbangpol Dodhy Hermanu, menyampaikan, penyalahgunaan narkoba adalah masalah yang sangat membahayakan generasi muda.

"Atas dasar tersebut maka kegiatan pencanangan ini penting untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba," ucapnya.

Mengingat penyalahgunaan narkoba yang berdimensi luas hingga mengancam masa depan dan kelangsungan bangsa, maka diperlukan gerakan yang serius, konseptual, terpadu, serta arif, dan bijaksana.

Baca juga: Dua Kelurahan di Kota Yogyakarta Menjadi Percontohan Kelurahan Tanpa Narkoba

Kemudian, Ketua Forum Masyarakat Anti Narkoba (Formas Annar) Klaten, Joko Sutrisno mengatakan pengukuhan kampung tangguh narkoba sebagai bentuk kepedulian terhadap penanggulangan narkoba.

Menurut Joko Sutrisno, pihaknya menargetkan tahun ini ada lima desa yang akan mencanangkan Program Kampung Tangguh Narkoba.

"Yang pertama adalah Desa Bonyokan Jatinom diawal September lalu, kemudian sekarang Desa Plawikan Jogonalan ini," katanya.

Selanjutnya adalah Desa Trunuh Jogonalan, Desa Barepan Cawas, dan terakhir di Desa Blanceran Karanganom. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved