Breaking News:

Kabupaten Sleman

Pemkab Sleman Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19, Warga Diminta Tetap Peduli Prokes

Pemkab Sleman meminta masyarakat agar lebih peduli terhadap Protokol Kesehatan (prokes) di tengah adanya kelonggaran aktivitas di masa PPKM level 3.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman meminta masyarakat agar lebih peduli terhadap Protokol Kesehatan (prokes) di tengah adanya kelonggaran aktivitas di masa PPKM level 3.

Prokes harus tetap dijaga, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

Hal ini menyusul adanya peringatan, potensi munculnya ledakan gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia. 

"Adanya ancaman gelombang ketiga, kita di masyarakat Sleman harus aware bahwa ini penyakit menular dan tidak bisa diabaikan. Covid masih ada di antara kita, dan jangan sampai terjadi penularan di masyarakat sekitar. Artinya prokes harus nomor satu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama di pendopo Parasamya, Selasa (21/9/2021). 

Baca juga: Kecuali di Zona Merah, Sleman Bakal Gelar Sekolah Tatap Muka Serentak Pada Oktober 2021

Saat ini kasus Covid-19 di Sleman sudah cukup melandai.

Namun demikian, Cahya mengaku tetap mempersiapkan segala sesuatunya jika terjadi lonjakan kasus.

Satu di antaranya dengan memperketat surveilans di masing-masing Puskemas untuk melakukan tracing, testing dan treatment (3 T).

Tempat tidur di RS rujukan juga tetap disiagakan. 

Menurut dia, yang berpotensi menularkan varian baru Covid-19, MU, adalah mereka yang baru datang dari luar negeri.

Pemerintah Pusat sebenarnya telah mengendalikan itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved