Breaking News:

Dinas Pariwisata DIY Usulkan Agar Anak-Anak di Bawah 12 Tahun Bisa Diizinkan Masuk Destinasi Wisata

Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo, mengatakan dirinya banyak menemui rombongan wisatawan yang ditolak masuk saat hendak memasuki objek wisata

Istimewa
Pengunjung menyaksikan harimau di Zona Cakar II Gembira Loka Zoo, Kamis (20/8/2020). Sejak kembali beroperasi pada awal Agustus lalu, Gembira Loka Zoo kembali dipadati oleh wisatawan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pariwisata (Dispar) DIY mengusulkan kepada Kemenparekraf agar anak-anak di bawah usia 12 tahun dapat memasuki destinasi wisata yang ada di DI Yogyakarta.

Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo, mengatakan dirinya banyak menemui rombongan wisatawan yang ditolak masuk saat hendak memasuki objek wisata.

Sebab, wisatawan yang menyambangi DIY rata-rata adalah keluarga yang kerap membawa anak-anak.

Anak-anak tak bisa masuk lantaran terskrining Aplikasi PeduliLindungi yang melarang anak di bawah usia 12 tahun maupun warga lansia di atas 70 tahun untuk berkunjung ke tempat publik.

"Sehingga seperti di GL Zoo, Pinus Sari, dan yang lainnya  tentu mereka nggak bisa masuk. Ini sudah kita sampaikan ke kementerian dan tentu nanti akan dibuat evaluasi untuk kebijakan berikutnya," jelas Singgih.

Hingga saat ini, anak-anak hanya diizinkan untuk memasuki pusat perbelanjaan atau mal sesuai dengan aturan terbaru perpanjangan PPKM di Indonesia.

Sedangkan untuk destinasi wisata sendiri hingga saat ini masih tertutup untuk anak-anak.

"Hari ini harusnya ada Inmendagri tapi ternyata (anak-anak) baru boleh masuk di mal saja. Semoga di kebijakan berikutnya bisa (diizinkan masuk tempat wisata)," tuturnya.

Lebih jauh, Singgih mengatakan, kunjungan wisata di DIY mulai bergeliat pascaada tiga destinasi wisata yang diizinkan untuk menggelar uji coba pembukaan.

Pada dua pekan lalu, jumlah kunjungan wisatawan di tiga objek wisata tersebut adalah antara 400 hingga 1.000 orang perhari.

Sedangkan pada pekan lalu jumlahnya mengalami peningkatan signifikan. Yakni hampir menyentuh 3.000 wisatawan dalam sehari.

"Tempat itu masing-masing kunjungannya tentu beda ya. Yang paling banyak itu di Pinus Sari," ungkapnya. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved