Breaking News:

Jawa

Belum Beroperasi, DTW Kabupaten Magelang Berharap Kelonggaran Kebijakan Uji Coba Pembukaan Wisata

Sektor pariwisata di Kabupaten Magelang yang diperbolehkan mengadakan uji coba simulasi pembukaan wisata hanya Taman Wisata Candi Borobudur.

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Suasana Candi Borobudur 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sektor pariwisata di Kabupaten Magelang yang diperbolehkan mengadakan uji coba simulasi pembukaan wisata di tengah pemberlakuan PPKM level 3, hanya Taman Wisata Candi Borobudur.

Hal tersebut, merujuk pada  Surat Edaran Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf nomor SE/8/IL.04.00/DII/2021 Tentang Panduan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi dan Penerapan Protokol Kesehatan Pada Uji Coba Pembukaan Usaha Pariwisata Taman Rekreasi di Daerah dengan PPKM Level 3 di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.

Ketua Forum Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Magelang, Edwar Alfian menilai, pemerintah seharusnya memberi kelonggaran atau kesempatan bagi daya tarik wisata yang lain untuk melakukan uji coba pembukaan juga.

Baca juga: Dukung PPKM Level 3, Polres Magelang Salurkan Bansos untuk Pelaku Wisata di Borobudur

"Ini, kan kebijakan pembukaan wisata harus berdasarkan rekomendasi dari Kemenparekraf. Hanya ada 20 destinasi wisata  di Pulau Jawa yang terpilih salah satunya di Kabupaten Magelang itu, Candi Borobudur. Tentunya, kami pelaku wisata yang lain berharap adanya kelonggaran atau kesempatan yang sama. Terutama  yang sudah memiliki sertifikat CHSE," ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Selasa (21/09/2021).

Adapun maksud dari kelonggaran kebijakan, lanjutnya, yakni pelaksanaan uji coba wisata bisa melalui rekomendasi pemerintah daerah (Pemda) setempat bukan dari rekomendasi pusat.

Menurutnya, pemerintah daerah lebih mengerti kondisi dan situasi iklim wisata di wilayahnya.

"Kami minta  diberikan kesempatan agar dibuatkan tahapan lagi untuk uji coba pembukaan  wisata. Namun, di bawah wewenang dari Pemda atau melalui Disparpora Kabupaten Magelang. Dengan begitu, akan lebih merata karena merambah ke daya tarik wisata yang lain," ujarnya.

Menurutnya, kesiapan daya tarik wisata di Kabupaten Magelang dalam melaksanakan aturan wisata sehat juga dilakukan dengan optimal.

Mulai dari memiliki sertifikat CHSE, pengadaan pelatihan berstandar CHSE, hingga kelengkapan sarana dan prasana prokes.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved