Breaking News:

Menanti Pilihan Istana Soal Pengganti Marsekal Hadi setelah Wapres Salah Sebut Laksamana Yudo

Menanti Pilihan Istana Soal Pengganti Marsekal Hadi setelah Wapres Salah Sebut Laksamana Yudo dengan Panggilan Panglima

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
dok.istimewa/ tribunnews
KSAL Laksamana Yudo Margono 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Teka-teki siapa jenderal yang dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI untuk diajukan ke DPR hingga saat ini belum menemui titik terang.

Sejumlah nama muncul menjadi kandidat Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto.

Mulai dari KSAD Jenderal Andika Perkasa, KSAL Laksamana Yudo Margono, KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo.

Namun dari sejumlah nama tersebut, tiba-tiba nama Laksamana Yudo Margono menyita perhatian publik.

Penyebabnya, Wapres Ma'ruf Amin keseleo lidah menyebut Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima.

Sontak keseleo lidah tersebut ditafsirkan sebagai sinyal siapa yang dipilih oleh Presiden Jokowi untuk jadi Panglima TNI.

"Hari ini saya hadir di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten untuk mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut bersama dengan pemerintah daerah. Dan ada Bapak Panglima hadir di sini. Eh, Bapak KSAL," ujar Ma'ruf dalam sebuah video yang beredar dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com, Senin (20/9/2021).

Masduki Baidlowi, Juru bicara Wapres, yang hadir dalam acara itu menimpali pernyataan Ma'ruf Amin. "Doa itu, Pak," ujarnya.

Belakangan, Masduki mengklarifikasi bahwa pernyataan Ma'ruf hanya salah ucap biasa dan meminta tak dianggap serius.

Meski demikian, 'salah ucap' Wapres tersebut, oleh banyak pihak, bisa diartikan sebagai indikasi kuat tentang siapa yang bakal dipilih Jokowi menjadi panglima TNI.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved