Breaking News:

Persiapkan Penerapan PeduliLindungi, Dispar Gunungkidul Antisipasi Wilayah Blank Spot Sinyal

Sekretaris Dispar Gunungkidul, Harry Sukmono, menjelaskan koordinasi dengan Diskominfo berkaitan dengan kondisi sinyal internet.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
istimewa
Penjagaan di salah satu Pos TPR yang berada di wilayah Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul pada Minggu (05/09/2021) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul saat ini tengah mempersiapkan penerapan aplikasi PeduliLindungi di destinasi wisata.

Selain dengan pemerintah pusat, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul.

Sekretaris Dispar Gunungkidul, Harry Sukmono, menjelaskan koordinasi dengan Diskominfo berkaitan dengan kondisi sinyal internet.

"Kami antisipasi blankspot sinyal di lokasi wisata," jelas Harry pada wartawan, Minggu (19/09/2021).

Ia mengakui masih ada sejumlah destinasi wisata dengan kondisi blank spot.

Adapun kondisi itu banyak dijumpai di kawasan pantai, seperti Pantai Nglambor, Pantai Siung, dan Pantai Wediombo.

Harry mengatakan pihaknya juga sudah mengajukan QR Code PeduliLindungi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). QR Code ini nantinya diberlakukan di seluruh destinasi wisata.

"Info terakhir (QR Code) masih berproses, kami masih menunggu jawaban dari Kemenkes," ujarnya.

Secara internal, Harry mengatakan komunikasi dengan komunitas hingga pelaku wisata terkait PeduliLindungi sudah dilakukan.

Pihaknya meminta mereka segera memasang aplikasi tersebut.

Tak hanya itu, pelaku wisata juga diminta segera mengurus sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Enviroment).

Sebab sertifikat ini juga menjadi standar jaminan keamanan berwisata di masa pandemi.

"Apalagi saat ini baru beberapa destinasi wisata di Gunungkidul yang memiliki sertifikat CHSE," kata Harry.

Adapun untuk pembukaan kembali destinasi wisata dengan status Uji Coba Terbatas, pihaknya masih menunggu keputusan pusat dan Pemda DIY. Sembari menunggu, persiapan tetap dimatangkan.

Kepala Diskominfo Gunungkidul, Wahyu Nugroho, sebelumnya menyampaikan pembahasan tentang penerapan PeduliLindungi sudah dilakukan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Adapun prosesnya dilakukan secara bertahap.

"Saat ini penerapannya baru dilakukan di 3 tempat perbelanjaan," kata Wahyu.

Ia mengatakan PeduliLindungi juga diterapkan di destinasi wisata hingga perkantoran, termasuk milik Pemkab Gunungkidul. Namun kajian mendalam masih perlu dilakukan.(*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved