Breaking News:

Keren! Berbekal Paralon Bekas, Buruh Pabrik di Klaten Ini Sukses Bikin Miniatur Sepeda Motor

Kreativitas yang dipelajari secara otodidak tersebut akhirnya mampu mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Almurfi Syofyan
Bagus Budianto saat mengerjakan miniatur sepeda motor di rumahnya di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu (19/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Berbekal paralon bekas yang banyak dijumpai di sekitar rumahnya, seorang buruh pabrik di Klaten sukses menyulapnya menjadi miniatur sepeda motor dan mobil.

Kreativitas yang dipelajari secara otodidak tersebut akhirnya mampu mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Buruh pabrik itu bernama Bagus Budianto. Ia berasal dari Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pria berusia 29 tahun itu mengaku baru tiga bulan terakhir membuat miniatur berbahan dasar paralon bekas itu.

"Awalnya itu saya sering keluar malam, tapi tiga bulan lalu Klaten menerapkan PPKM dan saya jarang keluar malam lagi," ucapnya saat Tribun Jogja temui di rumahnya, Minggu (19/9/2021).

Karena jarang keluar malam selama PPKM, lanjut Budi dirinya iseng membuat miniatur sepeda motor dari bahan paralon bekas.

Diakui Budi, pada awal-awal pembuatan dirinya cukup kesulitan dalam membentuk paralon menjadi sepeda motor.

Hal itu, karena butuh konsentrasi ekstra untuk membuatnya, terutama pada bagian membentuk paralon menjadi bodi sepeda motor.

"Saya juga lihat cara-caranya di youtube, bagaimana membentuk paralon agar lekukannya sempurna dan mirip motor asli," imbuhnya.

Bagus Budianto warga Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah saat menunjukan miniatur sepeda motor yang ia buat, Minggu (19/9/2021).
Bagus Budianto warga Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah saat menunjukan miniatur sepeda motor yang ia buat, Minggu (19/9/2021). (Tribun Jogja/ Almurfi Syofyan)

Menurut ayah dua anak itu, untuk membuat satu unit miniatur sepeda motor dirinya bisa memakan waktu tiga hingga empat hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved