Breaking News:

Shadow Spirit 1100 Sering Dikira Harley-Davidson

oal motor cruiser, semua pasti sepakat yang terlintas dipikiran, ialah motor gede (moge) pabrikan Amerika Serikat, Harley-Davidson.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Angga Catur (28) dan motor Honda Shadow Spirit 1100 miliknya. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Soal motor cruiser, semua pasti sepakat yang terlintas dipikiran, ialah motor gede (moge) pabrikan Amerika Serikat, Harley-Davidson. Akan tetapi, siapa sangka bahwa pabrikan motor asal Jepang, yakni Honda pernah merilis moge yang sering dikira Harley-Davidson, yakni Honda Shadow Spirit 1100.

Secara desain, Honda Shadow Spirit 1100 ini mengambil gaya dari old chopper, dengan bodi kekar, setang pullback, spakbor belakang bobbed, footpeg cruiser, joknya rendah, serta pijakan kaki agak ke depan. Yang jadi pembeda, biasanya motor tersebut berpenampilan retro, sebut saja menggunakan lampu bulat, serta tangki tanpa sudut.

Alhasil saat diajak berkendara, kuda besi jenis ini terasa begitu rileks. Cocok sekali buat kamu yang suka melakukan perjalan jarak jauh.

Terlebih dibekali dapur pacu V-twin yang bertenaga. Membuat ini menyenangkan untuk dilihat, sebagaimana saat dikendarai.

Angga Catur (28) asal Klaten Selatan, adalah satu di antara yang kesengsem pada Honda Shadow Spirit 1100, dan kini ia beruntung dapat mengoleksinya. Ketertarikannya Angga pada otomotif, khususnya yang berlabel Completely Built Up (CBU) atau diimpor dalam keadaan utuh dari luar negeri, bermula saat beberapa tahun silam ia merantau ke Jepang.

"Di sana (Jepang), saya juga banyak menambah referensi motor CBU Jepang. Setelah pulang ke Indonesia, saya terus mulai mengoleksi motor CBU yang ada di Indonesia, namun lebih spesifik ke 2-tak, misalnya Suzuki Satria, Suzuki RK-Cool, Yamaha Tiara, ya sebatas penggemar motor lawas sih," ujar Angga.

Menurutnya, kendaraan berlabel CBU jumlahnya terbatas yang masuk ke Indonesia, sehingga saat ini harganya pun cenderung naik. Bahkan, kendaraan CBU kini justru jadi buruan kolektor asal negara asalnya, semisal Thailand dan Jepang, sehingga populasinya berkurang di Indonesia.

Lebih lanjut Angga bercerita, Honda Shadow Spirit 1100 berkelir merah miliknya didapat pada 2018 silam dari seseorang di Jakarta Selatan. Informasi mengenai motor tersebut ia dapat dari seorang kawannya.

Saat pertama kali dicek kondisinya, motor yang diproduksi sekira 2004 tersebut dalam kondisi mesin mati, lantaran lama tak digunakan, serta dongkrok lama di gudang. "Bahkan saat pertama kali dicek, ban motor ini sampai pecah-pecah lantaran mungkin sudah lama dalam kondisi kempis. Semua bagian di motor ini saya pastikan masih orisinil," ujar pemilik akun instagram @angga_ctr ini.

Sebelum memutuskan memboyong motor ini ke Klaten, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Angga. Satu di antaranya yakni unit yang langka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved