Breaking News:

Liga 1

PSS SLEMAN vs AREMA FC: Pesan Dejan Antonic dan Aaron Evans untuk Sleman Fans

Dejan Antonic kini menjadi sorotan lantaran belum dapat mengangkat performa PSS Sleman sejak ditunjuk 2020 lalu.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Dok PSS
Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic. 

TRIBUNJOGJA.COM- Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic memahami betul bahwa laga kontra Arema FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (18/9/2021), pada lanjutan Liga 1 2021/22 menjadi laga yang sangat penting bukan hanya untuk timnya tetapi juga Sleman Fans.

Seperti diketahui, Dejan Antonic kini menjadi sorotan lantaran belum dapat mengangkat performa PSS Sleman sejak ditunjuk 2020 lalu.

Ia telah menukangi PSS total di 13 laga, meraih empat kemenangan, kalah di lima laga, dan sisanya berakhir imbang.

Akan tetapi, yang menjadi catatan, empat kemenangan yang diraih Dejan seluruhnya diraih di turnamen pramusim, Piala Menpora 2021. Sedangkan di Liga 1 2020 maupun Liga 1 2021/22 masih nirkemenangan.

Dejan pun sadar kondisi yang dialami tidak mudah, akan tetapi ia optimis para pemain akan bermain optimal dan berjuang dengan sepenuh hati demi meraih poin penuh menghadapi Singo Edan, julukan Arema FC.

Dejan Antonic saat melatih PSS Sleman di TC Cikarang, Jawa Barat.
Dejan Antonic saat melatih PSS Sleman di TC Cikarang, Jawa Barat. (Dok PSS Sleman)

“Saya tahu dengan kondisi seperti ini mungkin kita tidak istimewa seperti dulu, tapi bertahap pasti kita bisa lebih bagus. Kita harus sabar dan percaya, itu yang paling penting,” ujar Dejan Antonic dalam konferensi pers menjelang pertandingan menghadapi Arema di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (18/09/2021).

"Saya sering bilang, kami berangkat ke lapangan sebagai keluarga, maka ketika kembali dari lapangan kami tetap sebagai keluarga. Pasti Tuhan membantu kita ke depan," tambahnya.

Dejan yang didampingi oleh bek PSS, Aaron Evans menjelaskan bahwa memang tidak semua pemain dalam kondisi 100 persen. Satu di antaranya yakni Saddam Gaffar, yang diperkirakan dua minggu lagi baru bisa mengikuti latihan bersama tim.

Hal serupa juga dikemukakan oleh Aaron Evans. Bek asal Australia itu mengatakan ia dan penggawa lain telah menjalani latihan selama satu minggu dan kondisi tim pun semakin membaik dan tim solid.

"Kondisi kami semakin membaik dan kami menantikan pertandingan besok melawan Arema. Kami juga akan menampilkan permainan yang terbaik untuk sesama pemain dan juga untuk Sleman Fans," ujar Evans.

Aaron Evans
Aaron Evans (instagram/Aaron Evans)

Namun misi PSS untuk meraih poin penuh tentu tak akan mudah. Sebab, sang calon lawan juga mengusung misi yang sama.

Seperti diketahui, Arema FC belum sekalipun meraih kemenangan di Liga 1 2021/2022.

Pekan pertama melawan PSM Makassar, Arema FC meraih hasil imbang 1-1. Hasil skor yang sama juga didapat Singo Edan ketika pekan kedua melawan Bhayangkara FC.

Padahal saat itu Arema FC unggul jumlah pemain usai Bhayangkara FC harus kehilangan satu pemainnya, TM Ichsan karena dua kartu kuning.

"Kami berharap bisa tampil baik, meraih tiga poin dan menampilkan permainan yang bagus. Yang pasti kami akan melakukan apapun untuk mendapat tiga poin dan meraih kemenangan perdana kami," kata Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, Sabtu (18/9/2021).

Lebih lanjut pelatih asal Portugal itu mengaku tak dapat memberikan jaminan timnya akan menang, tapi ia yakin pemainnya akan berjuang habis-habisan di Stadion Pakansari Bogor besok untuk meraih tiga poin.

"Apa yang akan kami lakukan untuk menang? Yaitu adalah bertarung. Kami tidak bisa beri jaminan. Ini adalah sepak bola. Kami akan lakukan segalanya," jelasnya.

Pemain Arema FC asli Kota Malang, Dendi Santoso (kiri).
Pemain Arema FC asli Kota Malang, Dendi Santoso (kiri). (KOMPAS.com/SUCI RAHAYU)

Sementara itu Winger senior Arema FC Dendi Santoso mengatakan para pemain Arema FC siap menjalankan instruksi dari pelatih.

"Kami tidak memikirkan hasil dua laga sebelumnya, saya fokus lawan PSS. Menjalankan perintah dan instruksi dari pelatih. Insyaallah bisa meraih tiga poin," ujar Dendi.

Adapun di laga kontra PSS, Arema FC dipastikan tak akan diperkuat bek naturalisasi, Diego Michiels, yang masih dibekap cedera.

"Diego belum bisa bermain. Dia masih cedera," kata Eduardo Almeida dilansir dari laman Surya Malang.

Sejak diperkenalkan sebagai bagian dari tim dalam Liga 1 2021, Diego Michiels belum sekalipun bermain untuk Arema FC.

Dengan begitu, ini menjadi ketiga kalinya bagi Diego Michiels absen membela Arema FC.

Bek naturalisasi milik Arema FC, Diego Michiels (kanan).
Bek naturalisasi milik Arema FC, Diego Michiels (kanan). (aremafc.com)

Sebelumnya Dokter tim Arema FC, Nanang Tri Wahyudi mengatakan Diego mengalami cedera jelang keberangkatan tim ke Bogor.

Ia juga belum menyelesaikan vaksin tahap kedua. Namun setelah itu, ia disuntik vaksin kedua.

"Cedera itu dialami Diego jelang keberangkatan tim ke Bogor.

"Betis kirinya yang dulu cedera sudah sembuh. Pas mau berangkat gantian yang kanan yang cedera," ujar Nanang.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved