Breaking News:

TNI AL Kerahkan 5 KRI ke Natuna Utara, Dipicu Masuknya Kapal Perang China di Wilayah ZEE Indonesia

TNI AL Kerahkan 5 KRI ke Natuna Utara, Dipicu Munculnya Kapal Perang China di Wilayah ZEE Indonesia

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
DOK RAMDANI
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) 1 Laksamana Muda (Laksda) TNI Arsyad Abdullah mengatakan sampai saat ini kondisi Laut Natuna Utara tidak ada permasalahan sama sekali. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Indonesia langsung bereaksi setelah terdeteksi empat kapal perang milik China berlayar di perairan Natuna Utara.

Kapal-kapal perang China tersebut diketahui berlayar Laut Natuna Utara pada Senin (13/9/2021) lalu.

Kapal tersebut diketahui oleh sejumlah nelayan yang tengah mencari ikan di kawasan Laut Natuna Utara, tepatnya di koordinat koordinat 6.17237 Lintang Utara dan 109.01578 Bujur Timur.

Wilayah tersebut masih dalam ZEE Indonesia.

Menindaklanjuti hal itu, TNI AL langsung menerjunkan kapal perang di wilayah Natuna Utara.

Tak tanggung-tanggung, Komando Armada I (Koarmada I) TNI Angkatan Laut menyiagakan lima kapal perang untuk melakukan penegakan kedaulatan dan hukum atas pelanggaran wilayah oleh empat kapal perang China tersebut.

"Kita menggelar setidaknya 4 KRI di sana untuk melaksanakan penegakkan kedaulatan dan hukum di Laut Natuna Utara," ujar Kepala Dinas Penerangan Koarmada I Letnan Kolonel Laode Muhammad yang dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Kamis (16/9/2021).

Untuk pengamanan di wilayah Laut Natuna Utara, TNI AL menurut Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, mengerahkan 5 KRI.

Akan tetapi, secara bergantian paling tidak ada 3 sampai 4 KRI berada di laut.

Baca juga: Daftar Lengkap Perwira Tinggi TNI AD, AU dan AL yang Dimutasi dan Dipromosikan Panglima TNI

Sementara itu, satu lainnya melaksanakan "bekal ulang".

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved