Breaking News:

Berita Kesehatan

Ternyata Ini Alasan Penting Kenapa Anda Harus Kentut Pasca Bius Total Operasi

Kentut pasca pembiusan total operasi memainkan peranan penting, karena ini menandakan usus Anda telah aktif kembali

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
IST
Ilustrasi Bedah Operasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Bagi Anda yang pernah menjalani operasi atau bedah dengan bius total, pasti perawat atau dokter memberikan pertanyaan 'Apakah Anda sudah kentut atau belum?'

Tentu itu bukanlah pertanyaan sambil lalu.

Faktaranya kentut pasca pembiusan total itu memiliki arti yang sangat penting.

Sebagaimana dilansir Very Well Health, disebutkan bahwa jika Anda bisa mengeluarkan gas alias kentut, maka itu berarti Anda tidak mengembangkan kondisi yang disebut Post-Operative Ileus (POI). POI berarti usus Anda tidak memindahkan makanan melalui tubuh Anda dengan benar.

Kondisi ini bisa serius.

Baca juga: 10 Makanan yang Bisa Bikin Kamu Kentut-kentut Terus, Hindari Jika Mau Meeting

Pentingnya kentut pasca operasi dengan pembiusan total

Obat anestesi yang diberikan selama pelaksanaan operasi akan membuat Anda tertidur lelap, tanpa menyadari jalannya operasi itu sendiri.

Ini akan memperlambat atau bahkan menghentikan usus untuk memindahkan sesuatu dari perut Anda melalui saluran pencernaan.

Ketika perlambatan ini terjadi, itu disebut penundaan motilitas lambung atau POI.

POI berarti usus Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dari anestesi daripada Anda secara keseluruhan.

Perlambatannya bisa ringan, atau bisa cukup parah sehingga membutuhkan perawatan medis

Kemampuan untuk mengeluarkan gas adalah tanda yang jelas bahwa sistem pencernaan Anda sudah bangun. Jika Anda bisa mengeluarkan gas, Anda tidak memiliki POI, atau kondisi Anda membaik.

Baca juga: Langkah-langkah yang Bisa Kamu Lakukan Jika Tak Bisa Kentut, Gas Terperangkap di Perut

Sebaliknya, jika Anda mengalami POI maka Anda tampaknya harus menjalani perawatan kesehatan lebih lama lagi.

Gejala keterlambatan motilitas lambung ini meliputi ;

  • Mual
  • Kembung
  • Muntah
  • Nyeri atau nyeri perut
  • Pengeluaran gas/tinja yang tertunda atau berhenti

Terkadang orang mengalami mual, muntah, dan nyeri setelah operasi. Karena gejala-gejala ini dapat memiliki penyebab yang berbeda, ada baiknya untuk berbicara dengan dokter Anda setiap kali Anda memiliki gejala-gejala ini selama masa pemulihan. (*/Very Well Health)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved