Breaking News:

Presiden Dianggap Punya Tanggung Jawab Moral Terhadap Pegawai KPK yang Diberhentikan

Berdasarkan rekomendasi Ombudsman dan temuan Komnas HAM, Presiden Joko Widodo dianggap memiliki tanggung jawa moral terhadap pegawai KPK

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Instagram/@kemensetneg.ri
Ilustrasi - Tangkapan layar Presiden Joko Widodo, Kamis (22/4/2021), saat memberikan keterangan terkait hilang kontaknya KRI Nanggala-402 

TRIBUNJOGJA.COM - Ombudsman dan Komnas HAM mendapatkan temuan atas pelaksanaan TWK para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan rekomendasi Ombudsman dan temuan Komnas HAM itu, Presiden Joko Widodo dianggap memiliki tanggung jawa moral terhadap para pegawai KPK yang akan diberhentikan pasca-tes TWK.

Hal itu diungkapkan Kasatgas Penyelidik nonaktif KPK Harun Al Rasyid, di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Menurutnya, Presiden Joko Widodo punya tanggung jawab moral untuk membantu pegawai KPK tersebut.

Disebutkan, tes itu merupakan bagian dari peralihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN). Sebanyak 56 pegawai akan diberhentikan per 30 September 2021 karena dinyatakan tidak lulus TWK.

“Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi pemerintahan dan juga sebagai kepala negara tentu dia punya tanggung jawab moral ya,” ujar Kasatgas Penyelidik nonaktif KPK Harun Al Rasyid, di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Menurut penilaian Harun, TWK menjadi dalih untuk menyingkirkan sejumlah pegawai KPK. Dugaan ini sejalan dengan salah satu temuan dalam penyelidikan Komnas HAM dalam pelaksanaan TWK.

Sebelumnya, Komnas HAM menemukan dugaan kuat TWK merupakan bentuk penyingkiran terhadap pegawai dengan stigma tertentu.

Harun menuturkan, setelah sejumlah penyelidik dan penyidik dinonaktifkan, KPK tidak lagi melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Baru setelah penonaktifan, KPK melakukan OTT terhadap sejumlah pejabat di Probolinggo, pada Senin (30/8/2021), terkait dugaan suap beli jabatan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved