Breaking News:

Pendidikan

Mulai Senin Pekan Depan, SMA/SMK di DI Yogyakarta Diizinkan Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Disdikpora DIY telah merampungkan penyusunan SOP untuk penyelenggaraan PTM sekolah jenjang SMA/SMK di DI Yogyakarta.

Pixabay.com / Alexandra_Koch
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY telah merampungkan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) untuk penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) sekolah jenjang SMA/SMK di DI Yogyakarta.

Sekolah pun diizinkan menggelar PTM mulai Senin pekan depan.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya menuturkan, sejumlah persyaratan harus dipenuhi sekolah yang ingin menggelar PTM.

Yakni, sekolah harus membentuk Satuan Tugas Covid-19 di tingkat satuan pendidikan.

Kemudian cakupan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar, guru, maupun tenaga kependidikan tiap sekolah minimal harus mencapai 80 persen.

Baca juga: Sebanyak 177 Sekolah di DI Yogyakarta Sudah Gelar Vaksinasi Covid-19, PTM Tergantung Izin Orang Tua

"Kemudian menerapkan prokes sesuai SKB (Surat Keputusan Bersama) 4 Menteri," jelas Didik saat dihubungi, Jumat (17/9/2021).

Lebih jauh, untuk waktu pembelajaran di kelas juga dibatasi. Yakni maksimal selama 3 jam dalam sehari.

Sekolah juga diberi wewenang untuk mengatur berapa hari penerapan PTM dalam sepekan.

Namun jika terjadi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah, maka penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akan kembali diterapkan sampai rantai penularan dapat diputus.

"Dalam seminggu masuk berapa hari itu tergantung masing-masing sekolah. Tergantung bagaimana konteksnya sekolah mengatur supaya prokes terjaga dengan baik. Misalnya, jumlah siswa, pengaturan jarak, dan waktu. Kita serahkan ke sekolah," jelas Didik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved