PSIM Yogyakarta
Manajemen PSIM Yogyakarta Tanggapi Pertemuan Laskar Mataram dengan Persis Solo di Putaran Pertama
Derby Mataram yang mempertemukan antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo akan tersaji pada fase grup kompetisi Liga 2 musim 2021 ini.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Derby Mataram yang mempertemukan antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo akan tersaji pada fase grup kompetisi Liga 2 musim 2021 ini.
Kedua tim itu akan tergabung dalam Grup C bersama empat tim lainnya, PSG Pati, Hizbut Wathan FC, dan Persijap Jepara, PSCS Cilacap.
Ketetapan pembagian grup itu sebelumnya telah disahkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada manajer meeting yang diselenggarakan Kamis (16/9/2021) malam kemarin.
Alasan PT LIB membagi grup dengan cara zonasi berdasarkan pertimbangan kondisi geografis dan efisiensi.
Baca juga: Satu Grup dengan Persis Solo, Ini Harapan Manajer PSIM Yogyakarta
Merespon hal itu, Manajer PSIM, Farabi Firdausy mengatakan jika PSIM Yogyakarta menerima apapun keputusan yang telah ditetapkan oleh operator liga dan federasi.
“Bagaimana pun kami menghormati keputusan dari federasi dan operator, meski dari pertama kami sudah meminta supaya Liga 2 dimainkan di venue netral sejak awal fase grup, atau setidaknya di tempat yang bisa membuat nyaman dan minim risiko," kata pria yang akrab dipanggil Abi itu.
Untuk itu pihaknya akan berupaya agar risiko saat kompetisi berlangsung dapat diminimalisir.
"Apalagi pada masa pandemi seperti ini. Kami yakin hal ini akan jadi perhatian semua pihak terkait," sambungnya.
Selain itu ia berharap kompetisi Liga 2 musim 2021 ini tetap berjalan lancar sesuai rencana.
Terlebih ketika pada waktunya PSIM Yogyakarta akan melawan Persis Solo yang bertindak sebagai tuan rumah di Grup C.
“Memang ada sejarah antara PSIM Yogyakarta dan Persis, tapi kami tetap berharap semuanya dapat berjalan dengan baik, aman, dan tentunya harus nyaman untuk semua pihak, harapannya kompetisi tetap berjalan lancar. Karena kompetisi sepakbola Indonesia sedang dalam penilaian, sehingga semua harus berusaha membuat ini sukses,” tukasnya.
Baca juga: Yoga Pratama Tanggapi Soal PSIM Yogyakarta Bertemu Persis Solo pada Putaran Pertama Liga 2 2021
Dalam kondisi pandemi seperti ini, penawaran menjadi tuan rumah pada putaran pertama membuat banyak pihak bertanya-tanya.
Apalagi pembebanan biaya operasional penyelenggaraan diserahkan kepada tuan rumah.
Dari sinilah banyak yang beranggapan jika pada akhirnya tuan rumah tidak ingin rugi tanpa mendapat tiket melaju ke putaran kedua.
Namun bagaimanapun, Abi memaparkan tim berjuluk Laskar Mataram siap mengikuti kompetisi pada musim ini.
“Secara tim, kami pastikan PSIM siap dan sudah sangat menantikan kompetisi kembali bergulir. Terima kasih untuk usaha keras dari PSSI dan PT LIB untuk menggulirkan kembali kompetisi di masa yang tidak biasa seperti sekarang,” tambahnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/logo-psim-jogja-2017_20170222_210232.jpg)