Breaking News:

PSS Sleman

Kondisi Pemain Disebut PSS Sleman Belum Ideal, Dokter Tim PSS Akan Beri Program Khusus

Para pemain PSS Sleman dalam kondisi sehat, dan memerlukan beberapa perlakuan untuk memaksimalkan performanya.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSS Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Dokter tim PSS Sleman, Elwizan Aminuddin mengatakan para pemain asuhan Dejan Antonic dapat dikatakan layak untuk bermain di kompetisi saat ini.

Meskipun kondisi fisik terkini seluruh penggawa tim berjuluk Super Elang Jawa itu belum bisa dikatakan mencapai 100 persen.

Artinya para pemain dalam kondisi sehat, dan memerlukan beberapa perlakuan untuk memaksimalkan performanya.

“Secara kondisi medis berdasarkan pemeriksaan medical check-up terakhir, para pemain bisa dikatakan sehat dan layak untuk mengikuti kompetisi walaupun belum mencapai kondisi ideal,” katanya.

Baca juga: PSS SLEMAN vs AREMA FC: Derry Rachman dan Saddam Gaffar Masih Absen

Apalagi pekan ini akan menjadi ujian yang cukup berat bagi penggawa Super Elang Jawa yang akan menghadapi tim raksasa dari Jawa Timur, Arema FC, Minggu (19/9/2021).

Selain teknik, kondisi fisik yang dapat bertahan selama 90 menit menjadi hal penting untuk Bagus Nirwanto dkk jika tidak ingin keok di menit akhir seperti pada pertandingan kedua melawan Persiraja Banda Aceh.

Dengan demikian, dokter tim berupaya untuk membuat perlakuan khusus yang harus dijalani pemain.

Tentu saja perlakuan itu akan membutuhkan proses dan cukup waktu.

Pasalnya seluruh pemain sempat diliburkan dan hanya melakukan latihan mandiri selama dua bulan sebelum pertandingan perdana dua pekan lalu.

Sehingga hal itu cukup untuk menurunkan kondisi fisik pemain, walaupun tidak drastis.

"Selama kompetisi berlangsung, Amin mengatakan bakal berkolaborasi dengan pelatih fisik untuk berupaya memberikan perlakuan yang maksimal dengan membuat peraturan wajib massage untuk semua pemain," katanya.

Baca juga: Prediksi PSS Sleman vs Arema FC BRI Liga 1 2021: Super Elja - Singo Edan Berebut Kemenangan Perdana

"Ya, upaya itu kita lakukan untuk mempercepat proses pemulihan pemain selepas latihan dan pertandingan, Kemudian kita juga tambah dengan nutrisi dan asupan makanan yang bagus. Adapula krioterapi atau berendam di air es pasca latihan. Hal itu sangat membantu recovery pemain agar lebih baik lagi secara kondisi melahap latihan berikutnya untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," jelasnya.

Selain itu, perkara peralihan musim kemarau ke penghujan menjadi satu hal yang disoroti oleh Amin.

Dalam cuaca seperti ini tentu saja cukup rentan bagi pemain untuk jatuh sakit.

"Siasatnya kita berikan vitamin C, Zing, D kemudian antioksidan. Selain itu kita mensupport pemain tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Kami juga melakukan kolaborasi dengan tim pelatih teknis dan fisik. Bagaimana caranya memberikan porsi latihan yang tepat untuk menyesuaikan kondisi iklim, cuaca serta kondisi dimana masa pandemic, dan kompetisi. Kami yakin dengan ramuan tepat insya allah menghasilkan hasil yang tepat,” tutupnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved