Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Memasuki MT I, Ketersediaan Stok Pupuk di Kulon Progo Dipastikan Aman

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo menyatakan ketersediaan stok pupuk bersubsidi di wilayahnya dipastikan aman. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Memasuki musim tanam pertama (MT I) pada September hingga Desember 2021, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo menyatakan ketersediaan stok pupuk bersubsidi di wilayahnya dipastikan aman. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Aris Nugroho mengatakan kondisi pupuk subsidi di gudang PT. Petrokimia Gresik di Desa Banguncipto, Kapanewon Sentolo untuk jenis NPK Ponska sebanyak 467,65 ton, pupuk organik sebanyak 591,79 ton, ZA sebanyak 115,75 ton, SP-36 sebanyak 91 ton dan pupuk organik cair sebanyak 255 liter. 

Sementara stok pupuk urea di gudang koperasi unit desa (KUD) Bangun Kulwaru ada 301,5 ton.

Baca juga: Pupuk Bersubsidi di Kulon Progo Terserap Seluruhnya Selama 2020

"Pemantauan ketersediaan stok pupuk subsidi ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan atau kekurangan alokasi kebutuhan para petani di Kulon Progo pada MT I. Pupuk harus dilakukan pengecekan sehingga ketersediaan pupuk, kesiapan pupuk dan ketepatan distribusi serta penerima subsidi pupuk dapat terjaga," tuturnya, Kamis (16/9/2021). 

Sehingga pendistribusian pupuk sampai ke petani perlu dikawal. 

Sebab, sejak akhir 2020 sistem penyaluran pupuk di Kulon Progo dengan menggunakan kartu tani.

Dikarenakan kuota dan penebusan pupuk sudah terekam di dalam kartu tersebut. 

Akan tetapi, jika kartu taninya bermasalah, penyaluran pupuk bersubsidi bisa dilakukan secara manual sesuai syarat dan ketentuan. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved