Breaking News:

Kriminalitas

Kurir Sabu Suruhan Bandar dari Lapas Dicokok Petugas BNNP DIY di Jalan Solo-Jogja

Dua kurir sabu lintas Sragen-Yogyakarta tak berkutik saat ditangkap penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY Senin, (13/9/2021).

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi BNNP DIY
Dua kurir sabu pasrah saat ditangkap anggota BNNP DIY, Senin (13/9/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dua kurir sabu lintas Sragen-Yogyakarta tak berkutik saat ditangkap penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY Senin, (13/9/2021) sekitar pukul 00.20 WIB.

Kepala BNNP DIY Brigjen Polisi Andi Farian mengatakan, penangkapan itu bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sleman.

Setelah diselidiki, petugas meringkus dua remaja yang tak lain adalah pelaku pengedaran narkoba dengan inisial AEW (20) dan MI (18).

Baca juga: Cerita Janda Muda di Gresik Terjerumus jadi Pengedar Narkoba Karena Frustasi Ditinggal Mati Suami

"Benar, bahwa Senin dini hari dua pelaku penyalahgunaan narkoba kami amankan," katanya, Kamis (16/9/2021).

Dia menjelaskan, sabu itu rencananya akan diedarkan di DIY dan Surakarta, dengan tujuan pengiriman kepada seseorang berinisial RZ asal Kabupaten Sleman.

Penangkapan itu dilakukan di Jalan Yogyakarta-Solo Km 11,5 Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, tepatnya di depan SPBU jalan tersebut.

"Dari penangkapan itu, kami mendapati barang bukti narkotika jenis sabu seberat 3 gram, berikut barang bukti lainnya yakni ponsel milik pelaku sebagai alat transaksi," terang dia.

Baca juga: Dua Kelurahan di Kota Yogyakarta Menjadi Percontohan Kelurahan Tanpa Narkoba

Sementara Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP DIY Tri Yunianto menambahkan, fakta berdasarkan interogasi yang telah dilakukan, pelaku mengaku akan dibayar oleh seseorang setelah berhasil mengantar sabu tersebut.

Kedua pelaku mengaku disuruh oleh seseorang yang kini berada di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Sragen.

"Pelaku mengaku melakukan perbuatannya itu atas perintah seseorang yakni pengendali atau bandar dengan inisial BI  warga binaan di Lapas Sragen," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved