Breaking News:

Berita Kesehatan

Ciri-ciri Luka Akibat Diabetes yang Biasanya Muncul di Bagian Kaki dan Cara Perawatannya

Penyebab luka diabetes di kaki karena kombinasi beberapa faktor seperti peredaran darah tak lancar, iritasi, sampai trauma

Editor: Mona Kriesdinar
grid.id
Ilustrasi : Diabetes 

TRIBUNJOGJA.COM - Banyak penderita diabetes yang mengalami luka di bagian kaki dan tidak merasakan sakit. Oleh sebab itu, nyeri bukanlah gejala utama dari keluhan kesehatan ini.

Meski begitu, luka diabetes dapat dikenali lewat sejumlah tanda yang tampak di permukaan.

Antara lain terdapat cairan atau darah dari luka atau borok yang merembes di kaus kaki (jika Anda menggunakan kaus kaki), luka juga tampak kemerahan dan bengkak. Selain itu, apabila luka sudah parah, maka akan muncul bau tak sedap

Infeksi akan sangat mungkin terjadi, jika hal ini tidak segera diobati.

Infeksi tersebut dapat menjalar sampai ke otot dan tulang. Kondisi ini disebut osteomielitis. Apabila infeksi sudah berkembang dan luka tak kunjung diobati, infeksi bisa berkembang ke tahap gangren.

Gangren adalah penyebab umum amputasi pada penderita diabetes. Infeksi yang tidak terkontrol dapat berkembang menjadi sepsis yang mengancam jiwa.

Kondisi ini disebabkan mikroorganisme atau racun sudah menyebar ke dalam jaringan atau aliran darah.

Adapun dalam istilah medis, luka akibat diabetes ini disebut dengan nama ulkus diabetikum.

Melansir laman resmi American Podiatric Medical Association, luka diabetes di kaki ini dialami sekitar 15 penderita diabetes. Apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat, luka diabetes di kaki bisa mengalami infeksi dan mengalami komplikasi sampai diamputasi.

Kabar baiknya, apabila perawatan luka diabetes dilakukan dengan cara yang benar, perkembangan ulkus diabetikum bisa dicegah.

Penyebab luka diabetes di kaki

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved