Breaking News:

Pendidikan

75 Persen Santri di DI Yogyakarta Sudah Tervaksin Covid-19

Sudah 45 ribu atau 75 persen kyai dan santri di DI Yogyakarta sudah tervaksinasi.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Satu di antara santri di Ponpes Al-Luqmaniyyah, Umbulharjo, Kota Yogyakarta menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (16/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta kembali menyasar kalangan Pondok Pesantren.

Teranyar, ratusan santri di Ponpes Al-Luqmaniyyah, Umbulharjo, akhirnya mendapat jatah imunisasi, Kamis (16/9/2021). 

KBO Badan Intelijen Negara (BIN) DI Yogyakarta, Wahyu MW berujar, dalam kesempatan ini pihaknya menyasar 500 santri, dan beberapa warga masyarakat di sekitar ponpes yang belum memperoleh akses vaksinasi Covid-19

"Jadi, kami membantu pemerintah provinsi dan kota, atau kabupaten, sesuai arahan Presiden dan Kepala BIN, supaya masyarakat melaksanakan vaksinasi. Dengan begitu, herd immunity kita bisa segera tercapai," kata Wahyu. 

Baca juga: Binda DIY Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk 1.500 Santri dan Santriwati di Ponpes Modern Baitussalam

Menurutnya, selain siswa-siswi di tingkat SMP dan SMA, pihaknya juga menyasar penduduk di wilayah yang belum terimunisasi, lewat program vaksinasi door to door.

Wahyu berharap, upaya ini bisa membantu percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya. 

"Kota Yogya kan sekarang sudah (PPKM) level 3. Makanya, bersama-sama kita dorong agar bisa turun lagi ke level 2. Sehingga, Kota Yogya bisa kembali hidup aktivitasnya, wisatanya, maupun pendidikannya," ungkapnya. 

Sementara itu, Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kemenag DIY, Buchori Muslim menyampaikan, sejauh ini, kalangan ponpes sangat antusias mengikuti program vaksinasi yang digulirkan oleh berbagai instansi. 

"Sekarang sudah 75 persen, dari sekitar 45 ribu, itu sudah tervaksinasi, baik kyai, atau santri. Target kami, memang seluruhnya bisa tervaksinasi, ya," ucap Buchori. 

Baca juga: BIN Gelar Vaksinasi Massal di Ponpes Al-Munawwir, Sasar 1000 Peserta

"Semua santri bersedia, tidak ada yang keberatan. Bahkan, mereka menunggu jatah vaksinnya itu. Tapi, prosesnya kan tidak bisa langsung secara keseluruhan, harus bertahap, sehingga santri kita minta bersabar," imbuhnya. 

Oleh sebab itu, pihaknya pun tak bisa menetapkan batas waktu soal penyelesaian vaksinasi untuk kalangan ponpes ini.

Pasalnya, ia mencari, penyelesaian tersebut, berkaitan dengan ketersediaan dosis vaksin dan vaksinator. 

"Kita tidak bisa mematok target, karena ini tergantung instansi yang memvaksin, mengenai stoknya, terus tenaga medisnya. Kalau harapan kami, bisa segera terselesaikan dalam waktu dekat, ya," pungkas Buchori. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved