Breaking News:

Sebanyak 136 Pejabat di Pemkab Klaten Berganti Posisi, Bupati Sri Mulyani Minta Ini Kepada Mereka

Bupati Klaten Sri Mulyani melakukan pergeseran dan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani saat memimpin pengambilan sumpah dan janji 136 pejabat yang dilantik dan dikukuhkan di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (15/9/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten Sri Mulyani melakukan pergeseran dan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Klaten.

Pergeseran dan pengisian jabatan kali ini dilakukan kepada 136 pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas secara virtual dan tatap muka di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Pelantikan pejabat ini menyesuaikan struktur organisasi yang baru di beberapa OPD dan memaksimalkan sumber daya yang ada," ucap Mulyani.

Baca juga: Hari Pertama Tes SKD CASN, BKPPD Magelang Minta Peserta Harus Optimis

Menurut Mulyani, jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan rasa tanggung jawab agar bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Bersinar.

Pergeseran dan pengisian jabatan di lingkup Pemerintahan Kabupaten Klaten bukan berdasarkan suka atau tidak suka. Namun berdasarkan penilaian kinerja.

"Untuk itu mari kita berikan loyalitas dalam bekerja. Pejabat juga harus ambil peran dalam menanggulangi COVID-19," katanya.

Kemudian Mulyani memerintahkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak mengalami refocusing untuk segera merealisasikan program-program yang ada dan menjadi target di tahun 2021 ini.

Baca juga: Supermarket di DI Yogyakarta Wajib Gunakan PeduliLindungi Sejak 14 September 2021

"Saya berpesan untuk kegiatan fisik, segera lakukan dengan baik dengan kualitas yang baik. Jangan sampai ada deviasi yang merepotkan kita di kemudian hari," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Slamet mengatakan pergeseran dan pengisian jabatan kali ini juga berdasarkan kualifikasi pendidikan dari para pejabat tersebut.

"Pergeseran dan pengisian ini juga didasari Peraturan Menpan nomor 17 tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan. Artinya dari jabatan administrasi ke fungsional juga ada," imbuhnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved