Breaking News:

PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Taklukan Diklat Merden 4-0, Berikuti Catatan Asisten Pelatih Seusai Pertandingan

Kurang dua pekan jadwal kick off Liga 2, PSIM Yogyakarta kembali menjajal uji coba untuk mengukur hasil latihan para pemain dengan melawan

dok PSIM
Pertandingan uji coba PSIM melawan Diklat Merden, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kurang dua pekan jadwal kick off Liga 2, PSIM Yogyakarta kembali menjajal uji coba untuk mengukur hasil latihan para pemain dengan melawan Diklat Merden Indonesia, tim yang bersal dari Banjarnegara, Jawa Tengah.

Dalam laga uji coba yang digelar pada hari Rabu (15/9/2021) di Stadion Mandala Krida itu, Laskar Mataram, julukan PSIM berhasil memenangkan laga dengan skor telak 4-0.

Keempat gol tersebut masing-masing dicetak oleh Heru Setiawan, Aditya Putra Dewa, Beny Wahyudi, dan Ahmad Ihwan.

Sejak menit awal, pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro menginstruksikan agar tampil menyerang. Komposisi pemain yang diturunkan juga tidak main-main, hampir semua pemain senior mulai dari Imam Arif sebagai penjaga gawang.

Kemudian disusul oleh barisan belakang yang diperkuat oleh, Taufik Hidayat, Purwaka Yudi, Syarif Wijianto, Aditya Putra Dewa.

Di bagian tengah ada Akbar Tanjung, Heru Setiawan, Sugeng Efendi, Hendika Arga, yang menopang serangan dua striker di depan, Yoga Pratama, dan Imam Witoyo..

Baca juga: Respon Legislatif Soal 7.000 KPM di DI Yogyakarta yang Tertunda Terima Bansos

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Laskar Mataram langsung melakukan serangan yang berbuah gol cepat. Yakni Heru Setiawan membuka gol PSIM melalui sundulan pada menit 14 setelah menerima umpan lambung dari Taufik Hidayat.

Sebelum turun minum, giliran Aditya Putra Dewa menambah gol PSIM melalui spesialisasinya dalam tendangan bebas. Situasi itu terjadi setelah Imam Witoyo dijatuhkan di dekat kotak penalti oleh tim lawan, skor pun berubah 2-0.

Memasuki paruh kedua, Hendika Arga dkk tidak mengendurkan serangan. Kali itu Beny Wahyudi menggandakan keunggulan melalui tendangan kaki kirinya ada menit 64’. 

Terakhir sebelum berakhirnya pertandingan, Ahmad Ihwan turut menyumbang pundi-pundi gol Laskar Mataram menjadi 4-0 pada menit 79.

Asisten pelatih PSIM, Bonggo Pribadi menyebut uji coba melawan Diklat Merden ini sebagai upaya pelatih untuk membiasakan para pemain bekerja sama dengan rekan-rekan yang lainnya.

“Jadi, kita memang membutuhkan uji tanding-uji tanding seperti ini untuk tetap mengevaluasi. Tapi, sejauh ini dari pelatih, evaluasi terus dilakukan tanpa melihat kualitas lawannya siapa, tapi yang kita lihat tim kita. Pertandingan tadi sengaja kita rotasi lagi, supaya pemain bermain dengan siapa pun harus terbiasa. Karena di dalam kompetisi nanti kita tidak tau jika ada salah satu pemain yang cedera atau akumulasi kartu”, beber Bonggo.

Baca juga: E-learning PKP, Solusi Peningkatan Keamanan Pangan di Sleman Pada Masa Pandemi 

Bonggo menambahkan progres penggawa PSIM semakin hari semakin baik menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 yang direncanakan pada tanggal 26 September 2021 mendatang.

Melihat situasi ini ia optimis dapat membawa para pemain ke performa terbaiknya saat pertandingan di Liga 2 nanti.

“Progres bagus, secara umum baik, chemistry satu sama lain sudah mulai terjalin dan sudah mulai ada peningkatan”, tukas Bonggo.

Sementara itu, bek kanan PSIM, Beny Wahyudi, menuturkan jika hasil yang baik ini tetap harus ada evaluasi untuk terus membenahi segala kekurangan tim maupun individu pemain.

“Dari segi hasil bagus. Karena menjelang kompetisi kita butuh kepercayaan diri untuk memenangkan setiap pertandingan. Tapi dari segi permainan, masih banyak yang perlu dibenahi. Seperti transisi, kualitas passing, dan terutama finishing”, ucap Beny. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved