Breaking News:

Jawa

Pemkot Magelang  Raih Penghargaan WTP, Wali Kota Magelang Apresiasi Kinerja Jajarannya

Pemkot Magelang menerima  penghargaan  predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 5 kali berturut-turut dari BPK.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting (Tangkapan Layar)
Wali Kota Magelang, dr. Muchamad Nur Aziz 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menerima  penghargaan  predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 5 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan tahun anggaran 2016-2020.

Penghargaan disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani secara virtual kepada Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz, bersamaan dengan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2021, di ruang Command Center kompleks kantor Wali Kota Magelang,  pada Selasa (14/09/2021).

Baca juga: Pemkot Magelang Minta Jajarannya Tingkatkan Kinerja, Jangan Hanya Banyak Bicara Tanpa Aksi

"Dengan penghargaan WTP ini,  sangat bersyukur. Harapannya birokrasi Pemkot Magelang semakin maju, cermat, dalam menjalankan pengabdian kepada nusa dan bangsa," tutur Bupati Magelang itu, dalam keterangan resmi pada Rabu (15/9/2021).

Ia melanjutkan, bukan sesuatu yang mudah untuk bisa mendapatkan predikat tersebut.

Tapi berkat kerja keras semua jajarannya, prestasi ini bisa dicapai. Oleh sebab itu, Dokter Aziz meminta capaian ini bisa ditingkatkan.

"Ke depan, prestasi ini kita pertahankan, dan ditingkatkan untuk mendukung kinerja Pemkot Magelang. Sehingga dalam melayani masyarakat bisa amanah dan memuaskan," ungkapnya.

Baca juga: Optimis Capai Herd Immunity, Pemkot Magelang Prioritaskan Vaksinasi Lansia

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak pada hampir semua sektor, bahkan refocusing APBN hingga 4 kali.

Ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih ini kepada seluruh pimpinan kementerian, lembaga dan pemerintah daerah yang ikut menjaga tata kelola keuangan negara.

"Ini adalah bagian tugas kita untuk menjaga kepercayaan publik. Para pimpinan kementerian, lembaga dan kepala daerah yang telah menunaikan tugas luar biasa, di tengah situasi yang luar biasa, tidak biasa, dan sangat menantang," terangnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved