Langkah Pemerintah untuk Cegah Virus Corona Varian Mu Masuk ke Indonesia

Pemerintah pun mulai memikirkan sejumlah cara agar varian Mu ini tidak masuk dan menyebar di Indonesia.

Penulis: Muhammad Fatoni | Editor: Muhammad Fatoni
SHUTTERSTOCK/Lightspring
Ilustrasi varian baru Virus Corona 

TRIBUNJOGJA.COM - Virus corona varian Mu saat ini telah dimasukkan ke dalam kategori variant of interest oleh badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO).

Varian Mu bahkan sempat disebut-sebut memiliki potensi lebih berbahaya dibanding varian Alpha ataupun Delta.

Beberapa negara pun mulai mewaspadai adanya penyebaran varian Mu, termasuk di Indonesia.

Pemerintah pun mulai memikirkan sejumlah cara agar varian Mu ini tidak masuk dan menyebar di Indonesia.

Baca juga: Penjelasan Tentang Varian Baru Virus Corona C.1.2 yang Disebut Lebih Bahaya Ketimbang Delta

Baca juga: Varian Mu Sudah Terdeteksi di 48 Negara, Berikut Daftarnya

Satu di antaranya adalah membatasi pintu masuk internasional, baik melalui transportasi darat, laut, dan udara.

Hal itu dilakukan Pemerintah melalui Kementrian Perhubungan (Kemenhub) dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan antisipasi dan pencegahan penyebaran varian baru Covid-19 termasuk varian Mu (B.1.621), agar tak masuk ke Indonesia.

Pembatasan dilakukan melalui simpul-simpul transportasi yang melayani rute internasional, sesuai Surat Edaran Kemenhub tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dari Luar Negeri dengan Transportasi Darat (SE Nomor 75 tahun 2021), Laut (SE Nomor 76 tahun 2021), dan Udara (SE Nomor 74 tahun 2021).

"Secara umum pengaturan syarat perjalanan internasional baik di darat, laut, dan udara pada sama seperti aturan sebelumnya,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan resminya, Rabu (15/9/2021).

“Untuk syarat kesehatan merujuki pada SE Satgas Nomor 18 Tahun 2021 dan untuk kategori orang asing yang dapat masuk ke Indonesia merujuk pada Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021,” sambungnya.

Virus Sars-CoV-2
Virus Sars-CoV-2 (covid19.go.id)

Lebih lanjut, Adita menambahkan bahwa ada ketentuan membedakan syarat perjalanan internasional saat ini dengan sebelumnya.

Hal ini merujuk pada Inmendagri No. 42, yakni dengan melakukan pembatasan pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pelabuhan, maupun bandara.

Untuk bandara hanya dibuka di Bandara Soekarno Hatta dan Sam Ratulangi Manado.

Sedangkan pelabuhan hanya dibuka di Pelabuhan Batam dan Nunukan.

Serta, untuk PLBN hanya dibuka di Terminal Entikong dan Aruk.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved