Breaking News:

UGM Jalin Kerja Sama dengan PT Agra Surya Dorong Percepatan Target Pembangunan PLTS Atap

Hal ini dilakukan sesuai dengan visi pemerintah Indonesia untuk mencapai target energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada tahun 2025.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/Istimewa
Kerja sama PT Agra Surya Energy dengan UGM untuk mempercepat pembangunan PLTS atap di UGM, Selasa (14/9/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan PT Agra Surya Energy untuk mendorong pencapaian target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di Indonesia.

Hal ini dilakukan sesuai dengan visi pemerintah Indonesia untuk mencapai target energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada tahun 2025.

Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT Agra Surya Energy, Harvey Tjokro, dan Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng.

“Adapun kerja sama meliputi pemasangan PLTS di kawasan UGM dan pendirian badan usaha bersama bidang energi baru terbarukan,” ungkap Panut, Selasa (14/9/2021).

Selain itu, kerja sama meliputi pembangunan monumen energi di UGM serta sinergi industri dan kampus untuk pengembangan penelitian EBT, startup serta pelatihan untuk mahasiswa.

Harvey berharap, kerjasama dengan UGM bisa berdampak pada percepatan pembangunan PLTS atap di Indonesia.

“UGM adalah sebuah aset sangat besar yang dimiliki bangsa, di bidang Human Capital, kami berharap melalui kerjasama ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas untuk mendapatkan EBT, hanya dengan peran kita bersama-sama, bersatu untuk mempercepat target bauran EBT Nasional,” jelasnya.

Ditambahkan Harvey, tantangan global tentang perubahan iklim telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Perjanjian Paris atau Paris Agreement 2015 lalu.

Artinya, Indonesia memiliki peran penting untuk mempercepat pembangunan PLTS di segala sektor.

“PLTS menjadi salah satu pilihan energi baru terbarukan yang efisien, mudah, murah dan cepat diaplikasikan,” tuturnya.

Harvey mengungkapkan, PT Agra Surya Energy sedang membangun PLTS di berbagai lokasi di seantero nusantara.

Adapun targetnya adalah 2 Gigawatt lebih dalam 3 tahun ke depan.

Saat ini, PT Agra Surya Energy tengah dalam pembangunan PLTS atap di perusahaan pengolahan pangan swasta nasional sebesar 100 MW, beberapa pabrik dan industri nasional maupun asing sampai dengan 500 MW, dan juga kawasan Gedung DPR/MPR yang akan selesai terpasang di akhir tahun 2021 ini. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved