Breaking News:

PPKM Terus Diperpanjang Tanpa Solusi, Pelaku Wisata di Gunungkidul Sebut Fenomena Joki Wisata Wajar

Para wisatawan diarahkan ke jalan alternatif yang tidak dijaga petugas, mengingat akses wisata masih ditutup karena kebijakan PPKM.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Suasana Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Jasa joki yang memandu wisatawan agar bisa masuk ke kawasan pantai selatan tengah marak di Gunungkidul.

Para wisatawan diarahkan ke jalan alternatif yang tidak dijaga petugas, mengingat akses wisata masih ditutup karena kebijakan PPKM.

Fenomena joki wisata ditanggapi oleh pelaku wisata, salah satunya Bowo Pamudi.

Ia menilai kemunculan joki menjadi hal yang wajar.

"Meski sering ada pengawasan, namun belum ada solusi bagi kami pelaku usaha wisata," tutur Bowo pada wartawan, Selasa (14/09/2021).

Baca juga: PPKM Turun Level, Aktivitas Pasar di Wonosari Gunungkidul Mulai Meningkat

Baca juga: Bupati Gunungkidul Maklumi Wisatawan Terobos Penjagaan Wisata yang Ditutup

Pemilik penginapan di Pantai Sundak Tepus ini mengatakan PPKM yang diperpanjang terus-menerus membuat pelaku wisata hingga warga kesulitan.

Apalagi penutupan destinasi wisata praktis meniadakan penghasilan bagi pelau wisata di Gunungkidul.

Itu sebabnya, Bowo menilai secara tak langsung kehadiran joki juga berdampak pada pelaku wisata.

Sebab adanya wisatawan membuat perekonomian kembali bergerak dengan adanya pemasukan.

"Ya mau bagaimana lagi, kami tetap butuh pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved