Breaking News:

Nava Hotel Tawangmangu Kampanyekan Anti Food Waste

melalui gerakan ini Nava Hotel mengajak tamu untuk senantiasa menghabiskan makanannya atau mengambil makanan sesuai porsinya.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
ist
Nava Hotel Tawangmangu Kampanyekan Anti Food Waste 

TRIBUNJOGJA.COM - Kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia menghasilkan limbah atau sampah makanan 184 kg/tahun per kapita atau 48 juta ton per tahun.

Berdasarkan data ini, Nava Hotel Tawangmangu turut serta untuk mendukung upaya pemerintah GRASP 2030 atau Gotong Royong Atasi Susut dan Limbah Pangan 2030 melalui kampanye gerakan “Anti Food Waste”.

Devi Susanti, Marketing Communication Nava Hotel dalam rilisnya kepada tribunjogja.com mengatakan, melalui gerakan ini Nava Hotel mengajak tamu untuk senantiasa menghabiskan makanannya atau mengambil makanan sesuai porsinya.

"Tidak hanya untuk tamu, tetapi seluruh staff dan karyawan Nava Hotel juga diwajibkan untuk turut mendukung kampanye anti food waste ini," katanya.

Tim F&B juga telah menyiapkan tent card yang diletakkan di setiap meja restoran dan meja coffee break ruang meeting yang bertujuan untuk mengedukasi para tamu tentang pentingnya tidak membuang makanan.

Selain itu, seluruh media promosi Nava Hotel juga menyuarakan gerakan ini.

Misalnya email campaign dikirim ke seluruh database email tamu, social media, inhouse promosi serta semua staff dan karyawan juga berperan aktif saling mengingatkan termasuk kepada taua yang menginap.

Devi melanjutkan, Nava Hotel juga melakukan reuse, yaitu mengolah sisa potongan bahan baku yang diolah dikitchen menjadi menu baru atau mendonasikan makanan layak konsumsi kepada sekita.

Serta recycle yaitu menggunakan sisa bahan makanan sebagai pupuk untuk menumbuhkan tanaman yang ditanam di area landscape garden Nava Hotel sendiri.

Dan yang terakhir menggolah ampas buah dan sayuran menjadi bahan pembersih organik (eco enzime).

"Kegiatan ini merupakan pembuktian nyata dari Nava hotel untuk memerangi limbah makanan," katanya. 

Hotel Manager Nava Hotel, Arif Mardiyanto menambahkan, melalui gerakan “Anti Food Waste” ini, pihaknya berharap Nava Hotel bisa menjadi pioneer atau contoh bagi hotel yang lain untuk turut membantu pemerintah dalam hal mengurangi limbah makanan, dan mengelola sisa makanan secara benar.

“Makanan merupakan unsur yang penting bagi kehidupan. Melalui makanan kebutuhan seseorang dapat terpenuhi. Namun, dalam kenyataan banyak sekali limbah makanan yang terbuang sia-sia begitu saja. Padahal, masih banyak orang yang tidak dapat makanan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved