Breaking News:

KSBSI DIY Tegaskan Tidak Ada Tujuan Membuat Gaduh dalam Audiensi di DPRD DIY

Mereka juga meminta supaya DPRD DIY meneruskan aspirasi para buruh yang tergabung di KSBSI agar kebijakan PPKM segera dihapuskan.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Massa dari serikat buruh yang mencoba masuk ke kantor DPRD DIY dihalau petugas keamanan, Selasa (14/9/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) DIY menegaskan tidak memiliki niatan membuat gaduh dalam audiensi penolakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (14/9/2021) siang di gedung DPRD DIY.

Ketua KSBSI DIY, Dani Eko Wiyono, menyampaikan tujuan mereka datang ke DPRD DIY Selasa siang itu untuk meminta penjelasan kepada para wakil rakyat terkait alasan mengapa sektor pariwisata di DIY belum juga dibuka 100 persen.

Selain itu mereka juga meminta supaya DPRD DIY meneruskan aspirasi para buruh yang tergabung di KSBSI agar kebijakan PPKM segera dihapuskan.

"Kami ke sini (DPRD) untuk meminta penjelasan, bukan untuk membuat kegaduhan. Soalnya sejak tanggal 2 September kemarin belum ada jawaban dewan, mengenai tuntutan kami soal penghentian PPKM dan meminta wisata dibuka sepenuhnya," katanya, saat memberikan klarifikasi setelah kericuhan terjadi di DPRD DIY Selasa siang.

Baca juga: Sempat Ricuh, Komunitas PKL Malioboro Ingatkan KSBSI Jangan Gaduh Soal Penolakan PPKM

Baca juga: Fakta-fakta PPKM Diperpanjang Lagi dan Penurunan Angka Penularan Covid-19 Tembus 93,9 Persen

Ia menjelaskan, sejak awal pihaknya berupaya untuk bersikap tenang dalam penyampaian pendapat.

Namun di tengah penyampaian pendapat tersebut, beberapa kelompok pedagang di kawasan Malioboro masuk ke gedung DPRD DIY dan meminta kami untuk tertib.

"Kami hanya menyampaikan pendapat, terutama pekerja informal di sektor pariwisata. Kasihan sekali mereka, tolong lah dipahami," tegas dia. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved