Breaking News:

Info Prakiraan Cuaca

BMKG Tetapkan 4 Provinsi di Jawa Masuk Level Siaga Bencana Hidrometeorologi pada 15 September Besok

BMKG Tetapkan 4 Provinsi di Jawa Masuk Level Siaga Bencana Hidrometeorologi pada 15 September Besok

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Sri Cahyani Putri
Proses evakuasi reruntuhan tiga rumah milik warga Desa Plampang II Kulonprogo akibat tertimpa tanah longsor pada Selasa (27/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi bencana hidrometeorologi yang dipicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah untuk sepekan kedepan.

Bencana hidrometeorologi yang mengancam sejumlah wilayah di antaranya banjir, banjir bandang, angin kencang hingga tanah longsor.

Dalam rilisnya, BMKG memprediksi selama sepekan kedepan terhitung mulai 13-20 September, sejumlah wilayah akan mengalami cuaca ekstrem.

Mulai dari hujan secara sporadis, lebat, dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es.

Kondisi itu bisa memicu terjadinya bencana hidrometeorologi sehingga warga diimbau untuk waspada.

Dalam pernyataanya, BMKG juga menetapkan level siaga di empat wilayah pada 15 September besok.

Wilayah yang masuk level siaga bencana hidrometeorologi yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.

"BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode sepekan ke depan (hujan secara sporadis, lebat, dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es), yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto yang dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com, Selasa(14/9/2021).

Guswanto menjelaskan, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin terpantau aktif di wilayah Indonesia hingga seminggu ke depan.

MJO, gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah aktif yang dilewatinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved