Breaking News:

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Cuaca Ekstrem, BPDB Magelang Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Sebanyak 6 Kecamatan di Kabupaten Magelang yang berpotensi dan rentan mengalami cuaca ekstrem tersebut.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi cuaca ekstrem hujan lebat 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika  (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah terhitung pada 14-16 September mendatang.

Dari hasil analisi BMKG, terjadi dinamika atmosfer laut yang menunjukkan altivitas fenomena Madden-Jullian Oscilation (MJO) di wilayah Indonesia yang teramati bersamaan dengan aktifnya fenomena atau gelombang ekuatorial lainnya seperti gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial.

Akibatnya, kondisi atmosfer yang masih labil pada skala lokal mampu meningkatkan potensi konvektif yang kuat menyebabkan pembentukan awan hujan lebih intensif di beberapa wilayah termasuk Kabupaten Magelang.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memperkirakan dalam periode tiga hari ke depan terjadi potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Magelang, Gunawan Imam Suroso, menuturkan sebanyak 6 Kecamatan di Kabupaten Magelang yang berpotensi dan rentan mengalami cuaca ekstrem tersebut.

"Berdasarkan upaya mitigasi kebencanaan, kami melakukan pemetaan wilayah yang paling rentan yakni Kecamatan Muntilan, Salaman, Borobudur, Mungkid, Mertoyudan, dan Tenpuran. Wilayah tersebut paling berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diserta petir atau kilat," ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Selasa (14/09/2021).

Ia menambahkan, akibat adanya cuaca ekstrem dampak yang  dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor , angin kencang, hingga pohon tumbang.

Sehingga, pihaknya pun sudah mempersiapkan tim siaga serta pengadaan logistik apabila terjadi bencana.

Serta, pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem.

"Upaya mitigasi sedini mungkin sudah kami persiapkan meliputi personil di lapangan maupun ketersediaan kebutuhan logistik. Kami juga tetap ingatkan masyarakat selalu berhati-hati dan tetap waspada ," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved