Breaking News:

Jawa

Aktivitas Wisata Segera Beroperasi, Polres Magelang Gencarkan Sosialisasi Prokes

Polres Magelang gencarkan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat menyusul akan dibukanya sektor objek wisata.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Polres Magelang
Kapolres Magelang Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Polres Magelang gencarkan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat menyusul akan dibukanya sektor objek wisata

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun menuturkan, pada masa pandemi ini ada keharusan menaati protokol kesehatan, maka seorang anggota Polri harus memberi contoh. 

Termasuk disiplin memakai masker di setiap melaksanakan tugas dan kegiatan.

“Saya mengingatkan kepada diri saya sendiri dan kepada rekan-rekan untuk menaati protokol kesehatan, salah satunya yakni penggunaan masker. Menggunakan  masker yang betul adalah menutupi hidung bukan untuk menutupi dagu maupun menutupi dahi,” ucapnya, Selasa (14/09/2021).

Baca juga: Disparpora Kabupaten Magelang Belum Izinkan Simulasi Operasional Wisata Kolam Pemandian

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan saat ini sudah muncul virus Corona varian baru.

Sehingga semua secara bersama-sama harus mengantisipasi dan mencegah penyebarannya.

"Disiplin protokol kesehatan menjadi hal yang harus dikedepankan,"ujarnya.

Pihaknya juga meminta kepada  para Kapolsek untuk memasang spanduk imbauan penggunaan masker yang memuat foto Presiden RI.

“Kepada para Kapolsek, imbauan itu untuk segera ditindaklanjuti. Karena kalau bukan kita siapa lagi yang mengingatkan. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” tegasnya.

Baca juga: Sasar Santri, Pemkab Magelang Suntikan 304 Dosis Vaksin di Ponpes Darussalam Timur Watucongol

Hal itu ditegaskan Sajarod terlebih sebentar lagi berbagai destinasi wisata akan dibuka kembali untuk dikunjungi.

Sebagaimana informasi dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, bahwa candi Borobudur itu akan dibuka kembali.

“Otomatis akan mendatangkan wisatawan, baik itu dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini perlu kita antisipasi sehingga jangan sampai terjadi klaster baru dari Candi Borobudur,”  urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved