Breaking News:

Jawa

Disdikbud Kabupaten Magelang Tambah 24 Sekolah Laksanakan Uji Coba PTM Terbatas Tahap Kedua

Penambahan jumlah sekolah dilakukan setelah evaluasi pada PTM tahap pertama yang dinilai lancar.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kabupaten Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRUBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang menambahkan sebanyak 24 sekolah pada pelaksanaan  uji coba tahap kedua pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada hari ini, Senin (13/09/2021).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Azis Amin Mujahidin mengatakan, penambahan jumlah sekolah dilakukan setelah evaluasi  pada PTM tahap pertama.

"Pada uji coba PTM pertama pada Senin (30/08/2021) lalu, ternyata hasil evaluasinya berjalan dengan lancar. Sehingga, kami pun lakukan perluasan dengan menambah 24 sekolah lagi. Jadi, total sekolah di Kabupaten Magelang yang melaksanakan PTM sebanyak 44 sekolah," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Senin (13/09/2021).

Baca juga: Sasar Santri, Pemkab Magelang Suntikan 304 Dosis Vaksin di Ponpes Darussalam Timur Watucongol

Adapun, 24 sekolah yang mengikuti uji coba PTM terbatas tahap kedua meliputi 8 sekolah TK/PAUD yakni, TKIT At Taqwa Grabag, KB Islam Fahma Salaman, TKIT Zaid Bin Tsabit Mungkid, KB Roudlotuththolibiin Borobudur, TKIT ALMA'LRUF Tegalrejo, TKIT Pelita Hati Muntilan, TK Pertiwi Jogoyasan Ngablak, dan TK As-Salima Kaliangkrik.

Kemudian, 8 sekolah jenjang SD yakni, SDN Banjarsari,Windusari, SDN Ngawonggo 2,Kaliangkrik, SD Muhammadiyah Gunungpring, Muntilan,  SDN Ngluwar 2, SDN Grabag 1, SDN Blondo, Mertoyudan, SDN Pakis 1, dan SDN Banjarharjo Salaman.

Serta 8 sekolah jenjang SMP yaitu, SMP 1 Ngluwar, SMP 1 Muntilan, SMP 1 Sawangan, SMP Maarif Borobudur, SMP 1 Tempuran, SMP 1 Pakis,  SMP 1 Secang, dan SMP 1 Kajoran.

Pada perluasan uji coba PTM terbatas, lanjut Azis, aturannya disamakan dengan uji coba pada tahap pertama.

Mulai dari,  mendapatkan rekomendasi dari Bupati dan Satgas Covid-19, jumlah siswa yang diperbolehkan 50 persen dari kapasitas normal, serta fasilitas penunjang protokol kesehatan yang lengkap.

"Aturannya tidak ada yang berbeda dengan PTM tahap awal, disamakan," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved