Breaking News:

Yogyakarta

10 Tempat Hiburan Malam dan Salon di DI Yogyakarta Nekat Buka, Ini Imbauan Satgas Covid-19

Mulai tanggal 14 September 2021, tempat hiburan malam dan salon harus memiliki QR code.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merasakan dilematis terkait penertiban tempat-tempat hiburan malam yang tetap buka, meski belum mengantongi izin dari pemangku kebijakan.

Namun, mulai tanggal 14 September 2021 pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap tempat-tempat usaha yang belum memiliki QR code.

Jika tempat usaha tersebut kedapatan belum memiliki QR code, maka siap-siap akan mendapat teguran tertulis dari Satpol PP DIY.

Diakui Koordinator Bidang Penegakan Hukum Satgas Covid-DIY Noviar Rahmad, saat ini di dua wilayah yakni Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta ada sekitar 10 tempat hiburan malam beserta salon yang tetap buka meski belum ada izin resmi.

Baca juga: Nekat Terima Tamu Saat PPKM Darurat, Salon dan Spa di DIY Disegel Aparat Gabungan Polda

"Kami melihat banyak yang masih tutup, tetapi ada juga yang curi-curi (diam-diam buka) dari luar kelihatan tutup, ternyata buka," katanya, Senin (13/9/2021).

Pihaknya sebagai penegak protokol kesehatan (prokes) dituntut tegas, namun disisi lain para petugas Satpol PP DIY memahami ekonomi masyarakat saat ini sedang terpuruk.

"Persoalannya disamping kami tegas, satu sisi kami memahami ekonomi masyarakat sedang terpuruk. Karyawan kalau gak digaji makannya dari mana," ungkap Noviar.

Secara resmi pihaknya belum membuka tempat hiburan dan salon yang ada di wilayah DIY.

Baca juga: Satpol PP DIY Minta Pengusaha Tempat Hiburan Malam Kooperatif

Maka dari itu, dirinya mengimbau supaya pengelola tempat hiburan malam, restoran, hotel dan termasuk salon untuk menyiapkan QR Code untuk aplikasi PeduliLindungi.

"Secara resmi kami belum keluarkan izin buka, tapi sudah ada yang buka. Ya sekitar 10 tempat lah. Kami imbau agar menyiapkan QR Code peduli lindungi," jelasnya.

Imbauan itu disampaikan karena pada 14 September 2021, seluruh manajemen rumah makan, restoran, tempat hiburan dan salon wajib sudah memiliki QR code PeduliLindungi.

"Silakan cari QR codenya, karena mulai 14 September kami periksa. Itu untuk hotel, rumah makan, restoran dan lain-lain. Kami terus sosialisasikan, cara pendaftaran silakan cari tahu," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved